PELECEHAN SEKSUAL

Kartun: Memetik pelajaran ikan asin

Tanpa ada UU ITE pun tak sepatutnya siapa pun melecehkan orang lain apalagi dengan menistakan tubuh.
Tanpa ada UU ITE pun tak sepatutnya siapa pun melecehkan orang lain apalagi dengan menistakan tubuh. | Salni Setyadi /Beritagar.id

SANKSI | Ada dua hal dalam kasus ikan asin yang akhirnya menjadi kasus pidana di Jakarta pekan lalu, Pertama: jangan melecehkan orang lain apalagi menistakan tubuhnya. Jika yang menjadi sasaran adalah mantan istri, dengan menistakan organ reproduksi, menjadi berlipatlah kesalahan itu.

Tanpa menjadi kasus pidana, tanpa harus ada UU ITE, khalayak dapat menimbang kepatutan dari peristiwa tayangan bincang di YouTube itu.

Soal kedua: kompetisi ketat para bintang pembuat konten di media sosial, apalagi manfaat komersialnya menggoda, bisa membuat siapa pun lepas rem.

Masalahnya bukan konten oleh pengguna dengan moderasi minimum — bahkan tanpa moderasi dan tindakan sepanjang tak ada keluhan — melainkan kendali diri. Perorangan maupun oganisasi pemberitaan sama-sama bisa blong remnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR