BUDAYA KERJA

Kartun: PNS juga ingin kerja remote?

Tak hanya PNS.  Semua pegawai swasta pun belum tentu bisa bin boleh kerja jarak jauh tanpa ngantor. Terlalu, jika PNS ingin sekadar meniru.
Tak hanya PNS. Semua pegawai swasta pun belum tentu bisa bin boleh kerja jarak jauh tanpa ngantor. Terlalu, jika PNS ingin sekadar meniru. | Salni Setyadi /Beritagar.id

KERJA | PNS bekerja di rumah. Itulah gagasan Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin.

"[...] itu sudah puluhan tahun dilakukan negara-negara maju bagi aparatnya yang punya prestasi bagus dalam satu minggu diperbolehkan bekerja satu rumah di rumah, tapi bekerja. Ini teknologi sekarang," kata Syafruddin di Jakarta kemarin (14/8/2019).

Tentu ada pro-kontra. Karena penerapan telecommuting bergantung jenis pekerjaan dan layanan. Sektor swasta di Indonesia, karena lebih luwes ketimbang birokrasi negara, lebih awal mengadopsi.

Kerja jarak jauh mengurangi kelelahan fisik karena jarak rumah ke kantor. Juga mengurangi keribetan rias wajah. Pun lebih hemat dalam belanja pakaian kerja — kecuali saban hari berseragam.

Bagi kantor, kerja remote berarti penghematan air dispenser dan air kloset maupun urinoar, plus hemat listrik. Kalau pun ada yang kurang hepi mungkin pemilik kantin.

Memang sih, secara berkala orang kantor perlu rapat bertatap muka, bukan teleconference. Manusia juga butuh bergaul, bertegur sapa, dibumbui tawa dan gibah tipis ringan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR