TOLERANSI BERAGAMA

Kasus Abdul Somad: Ceramah terbatas, tersiarkan, terlaporkan

CERAMAH | Foto arsp Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiyah dalam tabligh akbar di Pondok Pesantren Serambi Aceh, Desa Meunasah Rayeuk, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Jumat (8/3/2019).
CERAMAH | Foto arsp Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiyah dalam tabligh akbar di Pondok Pesantren Serambi Aceh, Desa Meunasah Rayeuk, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Jumat (8/3/2019). | Syifa Yulinna /Antara Foto

Ada empat kabar susulan setelah di YouTube tertayang video Ustaz Abdul Somad (UAS, 42), dari Riau, menyebut salib mengandung jin kafir dalam patung yang tersalib.

Belum jelas di mana pertama kali muncul video itu. Di akun UAS di YouTube, sejauh ini belum ketemu. Begitu pula di akun Instagram UAS. Video beredar di sejumlah akun lain, misalnya ini.

Tiga kabar tersebut adalah: Brigade Meo melaporkan UAS ke Polda NTT kemarin (17/8/2019); lalu UAS mengakui berceramah seperti itu; ada imbauan dari seorang pastor agar umat Kristiani tenang; dan Polda membantah ada laporan dari warga.

Berikut pokok berita seputar UAS dan salib:

  • Anggota Brigade Meo, Jemmy Ndeo, mengatakan, "Kami sudah melaporkan Ustad Abdul Somad ke Polda NTT terkait ceramahnya yang melecehkan umat Kristen." (→ Tempo.co, 17/8/2019)
  • Berita serupa disiarkan oleh Pos Kupang, namun isinya sempat hilang dari laman (galat 404)
  • Adapun kumparan.com memuat laporan Florespedia bahwa Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), keduanya di Maumere, melaporkan UAS ke Mapolres Sikka.
  • UAS mengakui pernah berceramah seperti itu, "sudah bertahun-tahun", untuk kalangan terbatas dalam kajian subuh di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru (→ Republika.co.id , 17/8/2019)
  • Kata UAS, "Ada orang islam yang memotong-motong video itu. Dia mem-posting." Lalu, "Video itu sampai ke grup Katolik. Mereka posting di instagram-instagram mereka, jadi ramai."
  • Lalu terbitlah tanggapan dari pelbagai kalangan, antara lain melalui YouTube. Seorang pastor, Aba M.S.C. (dari tarekat Misionaris Hati Kudus Yesus; Missionarii Sacratissimi Cordis Iesu), yang menyayangkan potongan video tersebut, mengingatkan orang Kristen agar tidak perlu gusar.
  • Perihal laporan Brigade Meo, 18 menit setelah menyiarkan pengakuan UAS, Republika.co.id mengutip Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes (Pol) Jules Abraham: hingga Sabtu kemarin belum ada laporan brigade tersebut.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR