Kasus Novel Baswedan, garam langka, dan korupsi Pamekasan

Gabungan foto untuk berita menarik sepekan beritagar.id
Gabungan foto untuk berita menarik sepekan beritagar.id | Antara Foto

Perkembangan kasus penyerangan Novel Baswedan mengawali berita menarik awal Agustus ini. Sudah lebih dari seratus hari kasus penyiraman air panas itu tak kunjung terkuak.

Berita Novel cukup membuat banyak orang mengelus dada. Ditambah pula berita tentang langkanya garam. Indonesia adalah negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, tetapi mengapa garam bisa sampai langka?

Tak hanya kasus Novel dan garam, publik pun dibuat geram dengan terkuaknya korupsi di Pamekasan. Kasus ini telah membuat Bupati dan Kejaksaan Negeri Pamekasan sebagai tersangka.

Di ruang pengadilan, ada dua vonis yang menyita perhatian yaitu vonis Dimas Kanjeng dan Fidelis. Ada pula Gunung Sinabung di Kabupaten Karo (Sumatera Utara) yang kembali meletus disertai guguran awan panas. Simak berita menarik dan penting selama 30 Juli-6 Agustus 2017.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menunjukkan sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7).
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menunjukkan sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7). | Puspa Perwitasari /Antara Foto

Kasus Novel Baswedan tak kunjung terang

Kasus penyiraman air keras ke muka penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tepat memasuki 111 hari pada Senin (31/7/2017) ini. Polisi belum juga menemukan titik terang pelakunya.

Penyelesaian kasus Novel itu menjadi pembahasan ketika Presiden Joko Widodo memanggil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian, Senin (31/7/2017). Presiden memerintahkan agar menuntaskan sesegera mungkin.

Tito pun menunjukkan sketsa terbaru terduga pelaku penyerang Novel. Orang ini berada di dekat masjid 5 menit sebelum kejadian dan gerak-geriknya mencurigakan. Polisi menduga orang itu adalah si pengendara sepeda motor. Ciri-cirinya, tinggi badan 167-170 centimeter, kulit agak hitam, rambut keriting dan cukup ramping.

Sebelum pertemuan Presiden dengan Kapolri berlangsung, Novel pun kembali mengungkapkan pengakuannya di Singapura kepada sejumlah media daring. Ikuti terus perkembangan kasus penyiraman Novel Baswedan.

Petani memanen garam di lahan garam desa Santing, Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (31/7). Menurut petani, harga garam di daerah tersebut masih tinggi yakni kisaran Rp3.500 per kilogram akibat minimnya produksi garam karena cuaca yang tak menentu.
Petani memanen garam di lahan garam desa Santing, Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (31/7). Menurut petani, harga garam di daerah tersebut masih tinggi yakni kisaran Rp3.500 per kilogram akibat minimnya produksi garam karena cuaca yang tak menentu. | Dedhez Anggara /Antara Foto

Garam langka

Indonesia adalah negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia. Menurut Badan Informasi Geospasial, panjang garis pantai Indonesia mencapai 99.093 kilometer. Hanya Kanada yang mengalahkan panjangnya garis pantai ini.

Namun ironis, untuk memenuhi kebutuhan garam, Indonesia sebagian besar harus dipenuhi dengan impor.

Kebutuhan garam di Indonesia tak hanya untuk memasak. Ada dua jenis garam yang beredar di pasaran. Pertama garam konsumsi dengan kadar Natrium klorida (NaCl) minimal sebesar 94 persen.

Kedua garam industri, dengan kadar NaCl minimal 97 persen. Garam industri untuk kebutuhan farmasi bahkan mensyaratkan kandungan NaCl sebesar 99 persen.

Pada 2013 kebutuhan garam mencapai 3,57 juta ton. Kebutuhan garam rumah tangga mencapai 1,54 juta ton dan garam industri sebesar 2,03 juta ton.

Namun total produksi garam dalam negeri hanya mencapai 1,08 juta ton. Sisanya, 2,02 harus dipenuhi dengan impor. Sebagian besar impor garam didatangkan dari Australia.

Kenapa tahun itu produksi garam di Indonesia rendah sekali dibanding kebutuhannya? Sila ikuti beritanya di sini.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Dimas Kanjeng Taat Pribadi berada di dalam sel Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (1/8). Dimas Kanjeng Taat Pribadi menjadi terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap mantan pengikutnya Abdul Gani divonis pidana penjara selama 18 tahun oleh majelis hakim.
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Dimas Kanjeng Taat Pribadi berada di dalam sel Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (1/8). Dimas Kanjeng Taat Pribadi menjadi terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap mantan pengikutnya Abdul Gani divonis pidana penjara selama 18 tahun oleh majelis hakim. | Umarul Faruq /Antara Foto

Vonis Dimas Kanjeng

Dimas Kanjeng Taat Pribadi divonis 18 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (1/8/2017).

Sang guru spiritual yang konon bisa menggandakan uang itu secara sah dan meyakinkan terbukti menganjurkan pembunuhan berencana terhadap dua mantan muridnya, Abdul Ghani dan Ismail Hidayah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana menempuh banding. Sebab, vonis dinilai jauh lebih ringan dari tuntutan penjara seumur hidup yang diberikan JPU.

Hal sama juga akan dilakukan oleh kubu Dimas Kanjeng. Kuasa hukumnya, M. Soleh, menilai hukuman yang dijatuhkan pada kliennya terlalu berat.

Soleh berkeyakinan pada keterangan empat orang saksi yang sebelumnya menyebut tidak ada yang mencantumkan keterlibatan kliennya dalam pembunuhan tersebut.

Bupati Pamekasan Achmad Syafii (kedua kiri) dengan mengunakan rompi tahanan KPK bergegas seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/8).
Bupati Pamekasan Achmad Syafii (kedua kiri) dengan mengunakan rompi tahanan KPK bergegas seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/8). | Aprillio Akbar /Antara Foto

Operasi tangkap tangan KPK di Pamekasan

Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap di Pamekasan, Jawa Timur pada Rabu (2/8/2017). KPK menetapkan Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Achmad Syafii Yasin dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan Rudi Indra Prasetya sebagai tersangka suap.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan Bupati Pamekasan Achmad Syafii mengetahui suap untuk menghentikan kasus dana desa di Desa Dassok, Pamekasan.

Operasi tangkap tangan di Pamekasan itu memunculkan sorotan terhadap dana desa. Ada banyak celah dari penyaluran dana desa itu sehingga menjadi lahan korupsi.

Ilustrasi pemusnahan barang bukti tindak kejahatan narkotik jenis ganja saat peringatan Hari Narkotika Internasional di Banda Aceh, Kamis (13/7).
Ilustrasi pemusnahan barang bukti tindak kejahatan narkotik jenis ganja saat peringatan Hari Narkotika Internasional di Banda Aceh, Kamis (13/7). | Ampelsa /Antara Foto

Perjuangan cinta Fidelis yang berujung 8 bulan kurungan

Hakim akhirnya menjatuhkan vonis terhadap Fidelis Arie Sudewarto, pria asal Sanggau, Kalimantan Barat, yang mengklaim menanam ganja untuk pengobatan istri, Yeni Riawati, pengidap penyakit langka Syringomyelia.

Fidelis diganjar hukuman pidana delapan bulan penjara karena dinyatakan bersalah dalam kasus kepemilikan 39 batang tanaman ganja. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Sanggau, Kalbar, Rabu (2/8/2017), majelis hakim juga mengganjar Fidelis dengan denda Rp1 miliar subsider satu bulan penjara. Vonis ini lebih berat dari tuntutan JPU yang menuntut Fidelis dihukum lima bulan penjara.

Kasus Fidelis menjadi perhatian publik, terutama saat lelaki Sanggau itu berdalih menanam ganja untuk pengobatan sang istri yang mengidap penyakit langka Syringomyelia atau munculnya kista di sumsum tulang belakang.

Fidelis ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sanggau, pertengahan Februari 2017. Ia pertama kali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sanggau, Kalbar, pada 2 Mei 2017.

Warga melihat Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/8). Pada Rabu (2/8) sejak pagi hingga siang hari terjadi beberapa kali letusan dan awan panas dari Gunung Sinabung.
Warga melihat Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik saat erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/8). Pada Rabu (2/8) sejak pagi hingga siang hari terjadi beberapa kali letusan dan awan panas dari Gunung Sinabung. | Maz Yons /Antara Foto

Erupsi Gunung Sinabung belum akan berhenti

Sempat relatif tenang pasca erupsi Februari 2017, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo (Sumatera Utara) kembali meletus pada Rabu (2/8/2017) pagi WIB. Erupsi disertai guguran awan panas berlangsung hingga siang hari.

Badan Geologi Kementerian ESDM dalam siaran persnya menjelaskan bahwa erupsi terjadi sejak pukul 09.36 WIB. Tinggi kolom letusan mencapai 3.000 meter dari atas puncak dan condong ke arah selatan.

Sementara awan panas (APG) terjadi hingga 16 kali. Jarak luncurnya mencapai 4.500 m ke arah tenggara timur dengan durasi maksimal 707 detik.

Meski demikian dampak APG itu masih berada di dalam daerah rekomendasi Badan Geologi Kementerian ESDM. Artinya kawasan itu kosong semenjak Level IV (AWAS) ditetapkan pada gunung setinggi 2.460 meter ini pada 2 Juni 2015.

Dengan status itu, masyarakat atau wisatawan dilarang berada dalam 3 km dari puncak. Bahkan di sektor selatan-tenggara 7 km, tenggara-timur 6 km, dan utara-timur 4 km.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR