SOROTAN MEDIA

Kicauan setan gundul berbuah tudingan SBY licik

Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein dalam unjukrasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019).
Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein dalam unjukrasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019). | Aditya Pradana Putra/hp. /ANTARA FOTO

Kicauan politisi Partai Demokrat (PD) Andi Arif yang menyebut ada kelompok setan gundul yang memberikan data sesat terkait informasi kemenangan Prabowo-Sandi sebesar 62 persen, mendapat tanggapan keras.

Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen, malah menuding balik. Andi Arief itu setan gundul, dia yang setan. Masak kami dibilang setan gundul.

Kawan karib capres Prabowo Subianto ini, juga menuding Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono dengan kasar: Demokrat tidak jelas kelaminnya. SBY tidak jelas kelaminnya. Dia licik. Dia tidak ingin ada jenderal lain jadi presiden.

Tanggapan atas tudingan keras Kivlan Zen ini menjadi sorotan media daring pada Jumat (10/5/2019). Sampai pukul 13.00 sebanyak 55 berita ditulis oleh 20 media.

Ringkasan

  • Tudingan keras Mayjen (purn) Kivlan Zen adalah buntut dari cuitan Andi Arief di akun twitternya, tentang setan gundul.
  • Mantan Kaskostrad ini menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono (SBY ) licik dan tak ingin jenderal lain jadi presiden.
  • Ia juga mengatakan SBY dan Partai Demokrat ingin menjegal Prabowo Subianto batal menjadi capres di Pilpres 2019.
  • Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean membantah, menurut dia komitmen SBY tegas ingin memenangkan Prabowo di Pilpres 2019.
  • Demokrat memang mengejutkan publik karena memberi kritik atas klaim kemenangan Prabowo. Saat mendeklarasikan kemenangan Prabowo menyebut menang 62% berdasarkan hasil internal.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 18 pemberitaan, diikuti peringkat kedua suara.com dan medcom.id dengan 5 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 01:00 hingga 13:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 10:00 WIB dengan total 8 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah sebaran pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 1728 sebaran, diikuti peringkat kedua detik.com dengan 1466 sebaran. Selanjutnya tempo.co dengan 250 sebaran pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR