RINGKASAN HARIAN

Kisah haru SNMPTN dalam enam kabar terhangat

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin (kanan) menginterogasi tersangka pembuat minuman keras (miras) oplosan saat digelar rilis di kediaman tersangka di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/4/2018)
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin (kanan) menginterogasi tersangka pembuat minuman keras (miras) oplosan saat digelar rilis di kediaman tersangka di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/4/2018) | Raisan Al Farisi /Antara Foto

Sejumlah peristiwa mewarnai pemberitaan media daring pada Kamis (19/4/2018). Mulai penutupan tempat karaoke dan diskotek di Jakarta, hingga kisah putri penggali kubur yang lolos SNMPTN dan berhak menjadi mahasiswa di Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran, Bandung.

Kasus miras oplosan yang menewaskan 45 orang di Cicalengka, Kabupaten Bandung, terus berlanjut. Empat orang tersangka telah ditangkap, dan empat lainnya dinyatakan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian. Hasil uji laboratorium terhadap kandungan miras oplosan maut itu juga telah diumumkan.

Berikut risalah kabar terhangat sepanjang Kamis kemarin dalam pantauan Lokadata Beritagar.id, dari 800-an media daring Indonesia.

Sense Karaoke dan Diskotek Exotic resmi ditutup

Sebanyak 30-40 personel Satpol PP wanita menyegel unit usaha Sense di Mall Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (19/4/2018). Penutupan itu menyusul pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. (Kompas.com)

Sebelumnya, Rabu (11/4/2018), Badan Narkotika Nasional menggerebek Sense Karaoke serta mengamankan 36 orang dan sejumlah barang bukti berupa obat-obatan terlarang. Semua unit usaha milik Sense yang terdiri dari restoran, karaoke, dan bar akhirnya resmi ditutup. (tribunnews.com)

Penutupan tempat hiburan ini sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. Narkoba termasuk pelanggaran berat dalam pergub itu, sehingga tempat hiburan yang melanggar bisa langsung dicabut seluruh izin usahanya tanpa surat peringatan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, memastikan investigasi Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan peredaran narkoba di Exotic. Namun, pengelola Exotic kecewa karena pihaknya tidak diberi kesempatan untuk membela diri. (Detikcom)

Anak penggali kubur pun bisa jadi dokter lewat jalur SNMPTN

Inka Kusmayanti (18), SMA Negeri Cimahi, berhasil lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2018 di Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran, Bandung. Menjadi dokter adalah cita citanya sejak duduk di kelas II SMP. (Jabar Ekspres)

Inka sempat tak percaya saat mengetahui dirinya lolos ke FK Unpad. Gadis yang juga berhasil mengikuti Olimpiade Sains Nasional ini sempat ragu jika ia bakal diterima di fakultas dan universitas favorit itu. (Bintang.com)

Sang Ayah, Dedi Ismayadi, menuturkan semua cara dilakukannya untuk mendukung cita-cita Inka. Mulai menjadi tukang gali kubur, merawat burung tetangganya, hingga menjual burung milik tetangga. Menurutnya, Inka mirip kakeknya yang pernah jadi mantri, dan neneknya yang jadi perawat pada zaman penjajahan Belanda. (Kumparan.com)

Fachri Albar tetap direhabilitasi selama menjalani proses hukum

Berkas Fachri Albar yang terjerat kasus narkoba dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2018). Berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap alias P21 oleh kepolisian. (Poskotanews.com)

Selain dihadiri pengacara Fachri, Sandy Arifin, istri Fachri juga terlihat di Polres Jakarta Selatan. Renata Kusmanto, sang istri, turut mengajak dua buah hatinya untuk bertemu Fachri. Renata pun turut mengantar suaminya itu ke kantor kejaksaan. (Liputan6.com)

Fachri masih menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur. Pihak Kejaksaan mengabulkan permintaan pria 36 tahun ini untuk melanjutkan rehabilitasinya. Renata menjamin suaminya tidak akan lari dari kasusnya dan menjalani proses rehabilitasi dengan baik. (Okezone.com)

TNI evakuasi guru dari kelompok bersenjata Papua

Evakuasi 13 guru dari Aroanop di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, dilakukan dengan helikopter TNI Angkatan Darat ke Pusat Penerbangan Angkatan Darat di kompleks Bandara Mozes Kilangin, Timika, Kamis (19/4/2018). (Bisnis.com)

Total 18 guru yang terjebak dalam konflik antara aparat dengan kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB). Sembilan guru bertugas di SD Negeri Aroanop, dan sembilan lainnya di SD Negeri Jagamin. Masih ada lima guru yang belum dapat dievakuasi pada Kamis itu karena terkendala cuaca. (CNN Indonesia)

Kelompok itu diduga melarikan diri dari Kampung Banti, Distrik Tembagapura, karena dipukul mundur aparat keamanan. Para guru pun disebut sempat disandera KKSB, pada Jumat (13/4). Namun, menurut pihak TNI, Kampung Aroanop kini sudah aman dan terkendali. (Media Indonesia)

Kepala SD Negeri Aroanop, Philipus Lefteuw, menyesalkan peristiwa tersebut, terlebih karena membuat para guru yang mengajar di tempat itu terancam keselamatannya. Menurut dia, selama bertahun-tahun bertugas di sana tidak pernah terjadi peristiwa seperti ini. (Antaranews Papua)

Longsor di perbatasan Riau-Sumatera Barat

Jalan raya lintas Provinsi Riau-Sumatera Barat terputus akibat longsor. Longsor terjadi di Kilometer 77/78 menuju Rantai Berangin, Sumatera Barat, pada Kamis (19/4/2018) sekitar pukul 05.00 WIB. Hujan deras sempat mengguyur selama beberapa hari di lokasi kejadian, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau. (Merdeka.com)

Untuk kendaraan dari Sumbar menuju Riau dialihkan ke simpang Pulau Galang, Kec. XIII Koto Kampar. Jalan ini menembus ke simpang Pulau Galang Dusun Silam Kec. Kuok. Kendaraan dari Riau menuju Sumbar dapat melalui jalan yang sama. (Detikcom)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar menyatakan bahwa longsor berupa material batu yang terjadi di jalan lintas Riau-Sumatera Barat diduga akibat aktivitas penambangan hingga menyebabkan kerusakan. Daerah rawan longsor yang harus diwaspadai di wilayah tersebut adalah KM 77 hingga KM 82. (Antaranews)

Empat tersangka miras oplosan ditangkap, empat lainnya buron

Wakapolri Komjen Syafrudin dan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menggelar konferensi pers penangkapan produsen miras yang menewaskan 45 orang di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Salah satu tersangka, bernama Samsudin Simbolon (50) ditangkap pada Rabu (18/4) di Sumatera Selatan. (Tribunnews)

Ekspose kasus itu dilakukan di rumah bos produsen miras, Samsudin Simbolon, di Jalan By Pass RT 03/08 Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (19/4/2018). Empat orang tersangka dihadirkan pada kesempatan itu. Polisi masih memburu empat pelaku lainnya yang sudah ditetapkan sebagai DPO yakni AS, SN, UW dan RS. Keempatnya diduga berperan sebagai peracik minuman. (Bisnis.com)

Polisi sudah melakukan uji laboratorium terhadap kandungan miras buatan Samsudin. Miras oplosan pria yang sudah dua tahun berbisnis miras ilegal, itu mengandung metanol dengan kadar cukup tinggi, dari tiga hingga delapan persen. Metanol lalu dicampur dengan cairan, serbuk penambah stamina, hingga zat pewarna. (Detikcom)

BACA JUGA