SOROTAN MEDIA

Kivlan Zen tidak ditangkap, tapi dicegah ke luar negeri

Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein (tengah) menghadiri unjuk rasa dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019).
Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein (tengah) menghadiri unjuk rasa dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019). | Aditya Pradana Putra /Antara Foto

Kabar beredar bahwa mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat TNI, Mayjen Purnawirawan Kivlan Zen, ditangkap Polri pada Jumat (10/5/2019) malam WIB. Namun kabar itu tak cukup akurat karena Kivlan bukan ditangkap, melainkan dicegah ke luar negeri.

Topik tentang Kivlan beredar mulai Sabtu (11/5) sejak pukul 00:00 hingga 13:00 WIB. Total ada 47 pemberitaan soal itu.

Ringkasan

  • Kivlan sedang berada di ruang tunggu Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, saat dihampiri petugas dari Bareskrim Mabes Polri.
  • Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra menjelaskan bahwa Kivlan sedang menunggu pesawat menuju Brunei Darussalam melalui Batam.
  • Dari petugas Mabes Polri yang menghampirinya di bandara, Kivlan mendapat surat pemanggilan pemeriksaan untuk diperiksa sebagai saksi kasus penyebaran kabar bohong (hoaks) dan makar.
  • Kivlan juga mendapat surat keterangan pencegahan ke luar negeri. Bareskrim Mabes Polri sudah mengirim surat kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk meminta Dirjen Imigrasi agar mencegah Kivlan karena dugaan tindak pidana penyebaran hoaks dan atau makar.
  • Bareskrim Mabes Polri menyampaikan bakal memeriksa Kivlan di Jakarta pada Senin (13/5).
  • Dirjen Imigrasi membenarkan ada surat permintaan pencegahan dari Mabes Polri. Dirjen Imigrasi tak akan memberikan izin Kivlan ke luar negeri melalui darat atau laut selama surat itu belum dicabut Mabes Polri.
  • Kasus dugaan penyebaran hoaks dan upaya makar ini menyusul laporan seseorang atas nama Emas Soleman ke Bareskrim Polri pada Selasa (7/5). Selain Kivlan, Eman turut melaporkan pengusaha dan aktivis Lieus Sungkharisma.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 19 pemberitaan, diikuti peringkat kedua antaranews.com dengan 7 pemberitaan. selanjutnya viva.co.id dengan 2 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik dimulai sejak pukul 00:00 hingga 13:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 11 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah sebaran pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh viva.co.id dengan 578 sebaran, diikuti peringkat kedua republika.co.id dengan 371 sebaran. Selanjutnya tribunnews.com dengan 220 sebaran pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR