UU ITE

Korban pelecehan seksual, terpidana UU ITE

Korban dan terpidana dalam satu sosok.
Korban dan terpidana dalam satu sosok. | Saalny Setyadi /Beritagar.id

KEADILAN | Pengadilan adalah tempat mencari keadilan. Tapi hasilnya bisa jadi keberpihakan.

Pada Juli 2017, Baiq Nuril Maknun (40) Maknun, dituduh jaksa pelanggaran kesusilaan sesuai Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia dipersalahkan merekam percakapan telepon mesum yang dilakukan atasannya kepada dirinya.

Pengadilan Negeri Mataram membebaskannya. Menurut Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Ibu Nuril ini bisa dikategorikan korban pelecehan seksual.

Namun, keadilan tidak berpihak padanya. Majelis Hakim Kasasi Mahkamah Agung (MA) pada 26 September 2018, sepakat dengan tuduhan jaksa. Mantan guru honorer ini dipidana penjara selama 6 (enam) bulan ditambah denda lima ratus juta rupiah atau pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR