SOROTAN MEDIA

KPK tahan aspri Imam Nahrawi

Ilustrasi: Menpora Imam Nahrawi menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dana hibah KONI dengan terdakwa Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/4/2019).
Ilustrasi: Menpora Imam Nahrawi menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap dana hibah KONI dengan terdakwa Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/4/2019). | Sigid Kurniawan/wsj /ANTARA FOTO

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan asisten pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, sebagai tersangka, kasus korupsi dana hibah Kemenpora (11/9/2019). Ia langsung ditahan seusai pemeriksaan sekitar pukul 20.31 WIB.

    Penetapan Miftahul ini, adalah tindak lanjut atas putusan hakim tipikor terhadap Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy, beberapa waktu lalu. Dalam amar putusan, hakim menyebut ada aliran dana senilai Rp11,5 miliar ke Imam Nahrawi, melalui Miftahul Ulum dan staf protokol Kemenpora, Arief Susanto.

    Ringkasan

    • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan asisten pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, sebagai tersangka.
    • Ulum saat keluar dari gedung KPK dengan sudah mengenakan rompi oranye juga tidak berkomentar banyak soal penahanannya itu.
    • Penetapan Miftahul sebagai tersangka terkait suap pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk mendapatkan dana hibah dari Kemenpora.
    • Dalam kasus dana hibah ini dua pengurus KONI sudah divonis pengadilan tipikor.
    • Ending Fuad Hamidy, Sekrtaris Jenderal KONI Pusat, divonis 2 tahun 8 bulan, dan Jhony E Awuy, Bendahara Umum KONI Pusat, divonis 1 tahun 8 bulan.
    • Dalam amra putusan kedua terpidana tersebut, hakim menyebut ada dana sekitar Rp11,5 miliar mengalir ke Menpora Imam Nahrawi, yang diterima melalui Miftahul Ulum dan staf protokol Kemenpora, Arief Susanto.
    • Beredar kabar, pimpinan KPK sebenarnya juga telah meneken surat perintah di mulainya penyidikan (sprindik) atas nama Imam Nahrawi.

    Sebaran Media

    Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua wartakini.co dan tribunnews.com dengan 1 pemberitaan.

    Jumlah berita per media
    Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

    Sebaran Linimasa

    Sebaran topik dimulai sejak pukul 00:00 hingga 09:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 6 pemberitaan.

    Jumlah berita per jam
    Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

    Sebaran Facebook

    Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh jawapos.com dengan 647 interaksi, diikuti peringkat kedua republika.co.id dengan 18 interaksi. Selanjutnya harianjogja.com dengan 9 interaksi pada peringkat ketiga.

    Jumlah berita media di Facebook
    Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

    Sumber

    Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
    BACA JUGA
    Tanya Loper Tanya LOPER
    Artikel terkait: SPONSOR