SOROTAN MEDIA

KPU tegaskan Ma'ruf Amin lolos verifikasi

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH. Ma'ruf Amin  memberi sambutan saat peresmian posko Tim Kampanye Daerah (TKD) di kantor DPD Golkar Grand Depok City Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019).
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH. Ma'ruf Amin memberi sambutan saat peresmian posko Tim Kampanye Daerah (TKD) di kantor DPD Golkar Grand Depok City Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019). | Kahfie Kamaru /Antara Foto

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bahwa calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin lolos verifikasi sebagai cawapres, meskipun yang bersangkutan masih menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS) di BNI Syariah dan Mandiri Syariah.

DPS, menurut KPU, tidak berkedudukan sebagai pejabat maupun karyawan. Selain itu, BNI Syariah dan Mandiri Syariah juga bukan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari menegaskan bahwa kesimpulan tersebut didapat setelah mereka melakukan verifikasi, klarifikasi, dan memeriksa dokumen-dokumen persyaratan calon.

Sebelumnya, Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto menyatakan Ma'ruf masih tercatat sebagai pejabat BUMN sehingga seharusnya tidak lolos verifikasi.

Ringkasan

  • Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempermasalahkan posisi KH Ma`ruf Amin di dua bank ke Mahkamah Konstitusi (MK).
  • Komisioner KPU Hasyim Asy`ari memastikan sejak awal proses pencalonan syarat presiden dan wakil presiden, tidak ada pihak yang mempermasalahkan jabatan Ma`ruf.
  • Menurut Hasyim, sebagai lembaga penyelenggara pemilu, KPU berwenang untuk menerima pendaftaran, memproses penelitian administrasi, verifikasi, hingga penetapan calon.
  • Pada saat itu lah KPU melakukan klarifikasi ke lembaga-lembaga yang punya otoritas mengenai status BUMN dan non-BUMN.
  • Hasilnya, didapati bahwa BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah adalah anak perusahaan, bukan BUMN atau BUMD.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 8 pemberitaan, diikuti peringkat kedua liputan6.com dengan 4 pemberitaan. selanjutnya republika.co.id dengan 3 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 06:00 hingga 22:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 12:00 WIB dengan total 5 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah sebaran pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 2186 sebaran, diikuti peringkat kedua cnnindonesia.com dengan 1771 sebaran. Selanjutnya detik.com dengan 1540 sebaran pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR