KUALITAS UDARA

Kualitas udara Indonesia (Selasa, 17/09/2019)

Kualitas udara Indonesia (Selasa, 17/09/2019)
Kualitas udara Indonesia (Selasa, 17/09/2019) | Robotorial /AirVisual

Kualitas udara di Simpang (Jambi) pada Selasa, 17 September 2019 siang diprediksi paling tidak sehat di Indonesia. Menurut permodelan AirVisual, indeks kualitas udara (AQI) Simpang berada di angka 406 pada pukul 12:00 WIB.

Catatan ini lebih buruk dari kemarin siang, yang berada pada AQI 350, atau terbilang berbahaya. Data kualitas udara (AQI) menunjukkan bahwa semakin tinggi nilainya, maka udara semakin tidak sehat.

Rekor Simpang termasuk yang tertinggi di antara spot lain di Indonesia, seperti Sijunjung (Sumatera Barat) dengan AQI 317, disusul Palangkaraya (Kalimantan Tengah) dengan AQI 304.

Kualitas udara Indonesia (Selasa, 17/09/2019)
Kualitas udara Indonesia (Selasa, 17/09/2019) | Robotorial /AirVisual

Konsentrasi partikel polutan di Simpang melebihi nilai ambang batas, mencapai 358,1 mikrogram per meter kubik. Konsentrasi partikel udara yang memiliki diameter lebih kecil dari 2,5 mikrometer atau PM2.5, merupakan salah satu indikator pencemaran udara. Adapun batas nilai ambang batasnya, menurut BMKG, adalah 65 mikrogram per meter kubik.

Di sisi lain, spot yang diprediksi memiliki kualitas udara terbaik di Indonesia adalah di Amahai (Maluku) dengan AQI 13, disusul oleh Manokwari (Papua Barat) dengan AQI 17.

Patut dicatat, prakiraan AirVisual tidak dapat mempertimbangkan peristiwa luar biasa, seperti bencana atau aturan terkait emisi gas buang kendaraan yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, AirVisual menyatakan prediksinya bisa saja kurang akurat terkait dengan faktor tersebut.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan Robotorial prediksi kualitas udara dengan sumber AirVisual ini dapat diakses di Beritagar.id, dalam topik Kualitas Udara.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR