PENINDAKAN KORUPSI

Lelang aset Fuad Amin dan penduduk miskin Bangkalan

Terdakwa penerima suap kasus jual beli gas alam Bangkalan, Madura Fuad Amin Imron berjalan keluar dari ruang sidang usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (15/10/2015).
Terdakwa penerima suap kasus jual beli gas alam Bangkalan, Madura Fuad Amin Imron berjalan keluar dari ruang sidang usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (15/10/2015). | Hafidz Mubarak A /Antara Foto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang 12 aset milik terpidana korupsi, eks Bupati Bangkalan, Madura, Fuad Amin Imron.

Kalau laris semua, aset properti itu akan menghasilkan paling sedikit Rp81,9 miliar--cukup membuat 141.500 keluarga miskin di Bangkalan dapurnya tetap mengepul selama sebulan.

KPK melelang barang Fuad berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 980 K/Pid.Sus/2016 tanggal 29 Juni 2016 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Lelang dilakukan secara tertutup (closed bidding) melalui internet. Daftar barang lelang akan muncul di laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya pada Rabu (26/9/2018).

Aset rampasan dari perkara Fuad Amin itu adalah empat unit bangunan apartemen di Surabaya, satu unit rumah susun di Surabaya, tiga bidang tanah di Surabaya, dan empat unit tanah dan bangunan di Surabaya.

Nilai limit terbesar adalah tanah di Kecamatan Mulyorejo, Kelurahan Manyar-Sabrangan, Kota Surabaya dengan harga penawaran awal Rp55,8 miliar.

"Total nilai limit 12 barang tersebut adalah sekitar Rp81,9 miliar," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dikutip Detikcom, Kamis (20/9/2018).

Fuad Amin merupakan bupati Bangkalan yang menjabat pada periode 2003-2012. Fuad terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang selama menjabat Bupati Bangkalan dua periode dan setahun menjabat Ketua DPRD Bangkalan.

Mahkamah Agung telah memutuskan Fuad dihukum 13 tahun penjara dan denda Rp5 miliar. Fuad juga tak bisa membuktikan hartanya diperoleh dengan cara sah sehingga MA pun menetapkan penyitaan aset Fuad senilai Rp250 miliar.

Uang bermiliar-miliar Fuad itu berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat di Bangkalan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2017, dari total 300 ribu keluarga di Bangkalan sebanyak 141.500 rumah tangga di antaranya merupakan rumah tangga hidup dalam garis kemiskinan.

Rumah tangga yang masuk dalam kategori hidup di garis kemiskinan penghasilannya kurang dari Rp20 ribu per hari dan tinggal di rumah tidak layak huni.

Hasil lelang aset Fuad minimal Rp81,9 miliar, kalau dibagikan 141.500 rumah tangga miskin di Bangkalan itu, masing-masing akan mendapat Rp579 ribu, cukup buat sebulan.

Berikut barang-barang yang bakal dilelang:

1. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No. tower B, Lantai 03, No. Unit 01, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah dengan nilai limit Rp634 juta dengan uang jaminan untuk masing-masing unit Rp191 juta.

2. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No. tower B, Lantai 03, No. Unit 07, yang terletak di Waterplace Residence, Pakuwon Indah dengan nilai limit Rp634 juta dengan uang jaminan untuk masing-masing unit Rp191 juta.

3. Satu unit bangunan Apartemen/ Rumah Susun No. tower E, Lantai 12, No. Unit 07, di Grande Waterplace Residence, Pakuwon Indah Surabaya. Harga limit Rp388 juta dengan uang jaminan Rp117 juta.

4. Tanah dan Bangunan sebagaimana yang tertera pada Buku Tanah Hak Guna Bangunan no 2489 Kecamatan Wiyung Kelurahan Wiyung dengan letak tanah Jl. Wiyung Permai Barat IV, Blok A-II / 57, luas tanah 544 m2. Harga limit Rp5,2 miliar dengan uang jaminan Rp1,6 miliar.

5. Satu unit Rumah Susun / Apartemen Waterplace Residence dengan nomor unit A.35.PH-B. Harga limitnya Rp1,125 miliar dengan uang jaminan Rp338 juta.

6. Tanah dengan luas tanah 56 m2 (lima puluh enam meter persegi) yang terletak di Kelurahan Dukuh Pakis Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya. Harga limit Rp2,5 miliar dengan uang jaminan Rp759 juta.

7. Tanah dengan luas tanah 46 m2 (empat puluh enam meter persegi) yang terletak di Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya. Harga limitnya Rp2,07 miliar dengan uang jaminan Rp621 juta.

8. Tanah dan Bangunan pada Kav. AAL-078 , Cluster Villa Bukit Indah , Perumahan Pakuwon Indah. Harga limitnya Rp4,8 miliar dengan uang jaminan Rp1,47 miliar.

9. Satu unit Rumah Susun Condominium Regency Unit 1804. Harga limitnya Rp1,6 miliar dengan uang jaminan Rp491 juta.

10. Tanah dan Bangunan pada Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Lakarsantri Blok B-2 no 15 seluas 144 m2. Harga limitnya Rp1,2 miliar dengan uang jaminan Rp361 juta.

11. Tanah sebagaimana tertera dalam Buku Tanah atas Hak Milik no 1320 Kecamatan Mulyorejo, Kelurahan Manyar-Sabrangan, Kota Surabaya. Harga limitnya Rp55,8 miliar dengan uang jaminan Rp16,8 miliar.

12. Satu unit Tanah dan bangunan yang terletak di Kompleks Perumahan Graha Famili kelurahan Pradahkali Kendal kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya. Harga limitnya Rp5,7 miliar dengan uang jaminan Rp1,7 miliar.

BACA JUGA