TERORISME

Likuran teroris tangkapan tak berniat ganggu pelantikan Jokowi

GELEDAH | Polisi berjaga saat penggeledahan sebuah ruko yang dihuni terduga teroris di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019) malam.
GELEDAH | Polisi berjaga saat penggeledahan sebuah ruko yang dihuni terduga teroris di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019) malam. | Dedhez Anggara /Antara Foto

Dalam enam hari, selama 10-15 Oktober 2019, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah menciduk 26 terduga teroris.

Sejauh ini belum ada indikasi para tangkapan itu berniat mengganggu pelantikan presiden dan wakil presiden di MPR, Jakarta, 20 Oktober nanti.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Jakarta (Selasa, 16/10/2019) mengatakan, "Berdasarkan hasil analisa Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dan pemeriksaan terhadap terduga teroris, belum ditemukan jejak akan melakukan aksi amaliyah di pelantikan."

Bom bunuh diri

Empat terduga teroris yang baru ditangkap adalah S dan LT di Cirebon, serta DP dan MNA di Bandung — semuanya di Jawa Barat.

LT dan S adalah anggota jaringan teroris JAD Cirebon dan masih ada kaitannya dengan terduga teroris yang ditangkap pada 13 Oktober 2019 malam.

LT dipersiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri. Sasarannya adalah kantor polisi dan tempat ibadah di Cirebon. Penggeledahan polisi di rumah LT mendapatkan cairan dan peralatan kimia yang sudah siap dijadikan bom.

JAD Bandung incar rumah ibadah

Adapun DP dan MNA juga mengincar polisi dan sejumlah rumah ibadah. Namun kelompok JAD di Bandung, menurut Dedi, tak merencang aksi bom bunuh diri.

Meskipun tak aksi bunuh diri, kelompok Bandung merencanakan serangan personal dengan senjata tikam. Seperti aksi Abu Rara menusuk Menkopolhukam Wiranto di Cilegon, Banten, Kamis (10/10/2019).

Dedi mengatakan, "(Kalau JAD) Cirebon hendak menggunakan suicide bomber, sedangkan JAD Bandung melakukan serangan dengan menggunakan beberapa senjata seperti senjata angin, airsoft gun, pisau dan beberapa senjata tajam untuk menyerang secara personal maupun di tempat-tempat yang saya sebutkan tadi."

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR