Melihat pernikahan Kahiyang sambil memburu selebritas

Ana Nurmalai melambaikan tangan setelah berhasil berfoto di dekat bintang film dan presenter Robby Purba di Jalan Letjen Suprapto Solo, Rabu (8/11/2017) malam.
Ana Nurmalai melambaikan tangan setelah berhasil berfoto di dekat bintang film dan presenter Robby Purba di Jalan Letjen Suprapto Solo, Rabu (8/11/2017) malam. | Anang Zakaria /Beritagar.id

Ana Nurmalai tak bisa membendung keinginan foto bersama Robby Purba. Tapi perempuan paruh baya itu gamang. Ia ragu mendekat meski bintang film dan presenter televisi itu berjarak tak lebih enam meter dari tempatnya. Dua petugas berseragam Polisi Militer berbadan tegap berdiri dua meter dari buruannya.

"Kira-kira boleh tidak kalau ke sana," tanya warga Sumber, Banjarsari, Surakarta itu pada perempuan muda yang berdiri di dekatnya, Rabu (8/11/2017).

Malam itu jalan utama di kampungnya, Jalan Letjen Suprapto, menjelma jadi catwalk bagi para pesohor. Resepsi pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution di gedung Graha Saba Buana dihadiri para selebritas.

Lepas Magrib, kesibukan luar biasa sudah terlihat di sana. Aparat keamanan berbaris membentuk pagar betis dari rumah presiden di Jalan Kutai Utara menuju gedung Graha Saba. Di belakang barisan itulah, ribuan warga berjubel menanti rombongan kereta kuda yang membawa mempelai dan keluarganya lewat.

Tak hanya ingin menyaksikan sendiri kemeriahan iring-iringan rombongan pengantin, warga juga menjadikan kesempatan untuk melihat dari dekat para selebritas yang jadi tamu undangan.

Sejak pukul 18.30, serombongan para pesohor sudah terlihat di sana. Di antaranya komedian Sule, Parto, Andre Taulany, Aziz Gagap, Jarwo Kuat, Tarzan, hingga Thukul Arwana. Mereka berbaur bersama sejumlah pejabat tinggi negara dan menteri.

Danis Nurcahyani (18), remaja warga Sumber yang lain, wajahnya tampak berseri-seri setelah berhasil foto bersama Wayang OVJ (Opera Van Java). Pada saya, ia menunjukkan hasil jepretan di kamera pintarnya bersama Sule, Andre, dan Parto. "Tadi juga sempat foto sama Aziz (Gagap)," katanya sembari memperlihatkan fotonya bersama Aziz Gagap.

Namun hasil jepretannya terlihat gelap karena cahaya kamera handphone miliknya tak cukup bagus menembus kegelapan. Meski hasil jepretannya kurang bagus, ia tak peduli. Toh, foto-foto itu tetap ia bagikan ke teman dan keluarganya melalui aplikasi Whatsapp sekadar untuk mengabarkan telah berhasil mendekat para selebritas.

Tak berbeda dengan Nurmalai. Setelah berkutat dengan keraguan menembus angker penampilan Polisi Militer, ia berhasil mendekati Robby Purba. Jeprat--jepret sebentar, wajahnya kini sumringah.

Saya mencoba melihat hasilnya. Gambarnya ngeblur. Hasil jepretannya kabur karena harus berdesakan dengan warga lain yang ingin foto bersama idola yang sama. "Oalah, tak apa-apa," katanya menyembunyikan kecewa.

Saya bertanya kenalkah ia dengan selebritas yang baru dipotretnya. Ia menggeleng. "Tapi saya pernah lihat wajahnya di televisi," katanya.

Tak semua warga memang berhasil menjalankan aksi foto bersama idola. Meski target buruan mereka sudah di depan mata.

Danis misalnya, sesaat setelah ngobrol dengan saya, mendadak melihat pasangan pebulu tangkis Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir melintas di depannya. Dua atlet nasional itu berhenti sesaat untuk menanggapi permintaan wawancara reporter televisi nasional.

Ibu Danis, Eni Prihatin (43), buru-buru memanggil putrinya agar berfoto bersama dua pemain bulu tangkis itu. Danis mendekat, tapi kedua atlet segera pergi menuju Graha Saba Buana setelah wawancara.

Kecewa? Tentu saja. Tapi ibu dan anak itu tetap tertawa. "Rakyat kecil seperti ini, lihat saja sudah senang," kata Erma Damayanti, tetangga Eni.

Perempuan sebaya usia Eni itu menyebut resepsi pernikahan putri Presiden Jokowi adalah sejarah. Pesohor berdatangan, tumpah ruah ke kampung mereka. "Jarang-jarang terjadi," katanya.

Bagi warga seperti mereka, tak jadi jadi tamu undangan pernikahan bukan masalah besar. Berhasil foto bareng selebritas idola itulah yang luar biasa.

Dari balik kerumunan warga, terdengar seorang ibu muda bertanya pada temannya. "Raisa wes lewat?" katanya.

Saya yang berdiri tak jauh darinya mencoba memberi tahu jika penyanyi cantik itu sudah melintas beberapa saat lalu. Ia tampak kecewa. "Kenapa?" tanya saya.

"Nggoh tombo kepingin nganti ngimpi-ngimpi," katanya, tersenyum.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR