KONSERVASI ALAM

Menanam mangrove, memperkuat pertahanan pesisir

Para relawan menanam bibit bakau dalam acara Mangrove Volunteers Day 2019 di Taman Wisata Alam Ange, Jakarta Utara (15/8/2019).
Para relawan menanam bibit bakau dalam acara Mangrove Volunteers Day 2019 di Taman Wisata Alam Ange, Jakarta Utara (15/8/2019). | Nunung Nur /Beritagar.id

Bagi negara dengan pesisir pantai yang panjang seperti Indonesia, mangrove (bakau) berarti penting. Selain melestarikan ekosistem, tanaman itu juga berperan menjaga daratan jika gelombang besar, terutama tsunami yang ditakutkan, melanda.

Oleh karena itulah, dalam memeringati Hari Konservasi Ekosistem Internasional yang jatuh setiap 26 Juli, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) menyelenggarakan Mangrove Volunteers Day 2019 di Taman Wisata Alam, Angke Kapuk, Jakarta Utara, Kamis (15/8/2019).

Penanaman bibit mangrove menjadi bagian utama dari acara yang merupakan bagian dari program Mangrove Ecosystem Restoration Alliance/Aliansi Restorasi Ekosistem Mangrove (MERA). Program tersebut diinisiasi oleh YKAN untuk melibatkan pemerintah dan korporasi dalam proyek pelestarian tanaman bakau. Salah satu daerah yang jadi sasaran restorasi mereka adalah Muara Angke.

Korporasi yang telah ikut dalam program MERA adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk., Asia Pulp and Paper, PT Chevron Pacific Indonesia, dan PT Djarum.

Direktur Eksekutif YKAN, Rizal Algamar, mengharapkan kerja sama lembaganya dengan korporasi dan pemerintah bisa memberikan dampak positif pada program restorasi tersebut.

"Kami yakin dengan bantuan mitra-mitra dan juga pemerintah, kegiatan ini akan berlangsung seterusnya untuk membuat lingkungan kita menjadi lebih baik," kata Rizal saat membuka acara.

Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia, Albert Simanjuntak, mengatakan bahwa mengembalikan fungsi hutan mangrove dan suaka margasatwa amat penting bagi kelestarian kawasan pesisir.

"Kegiatan ini untuk mengembalikan ekosistem terutama di kawasan pesisir, karena hutan mangrove yang sehat merupakan garda pertahanan yang pertama,” ucap Albert.

Pada kesempatan itu ditanam 270 bibit mangrove sebagai pembuka. Menurut Rizal, target mereka adalah menanam 1.000 bibit dari empat jenis mangrove, yaitu Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Rizhophora apiculata, dan Sonneratia alba.

Ada sekitar 300 orang yang terlibat dalam penanaman bibit tersebut, termasuk beberapa pesohor Indonesia. Pekerja seni yang tampak ikut menanam mangrove antara lain aktor Richard Kyle, serta musisi Tyo Nugros, Ariyo Wahab, Noey Jeje, dan Kin Aulia yang merupakan para personel band Wolftank.

Tyo mengatakan ia dan kawan-kawannya terketuk hati untuk ikut kegiatan menanam mangrove karena sudah saatnya semua pihak, termasuk musisi dan pekerja seni, ikut melestarikan lingkungan dan berbakti pada alam.

"Apa yang kita lakukan saat ini akan berguna bagi kehidupan generasi selanjutnya," ujar mantan penggebuk drum ban Dewa itu.

Indonesia adalah negara dengan tutupan hutan mangrove terluas di dunia saat ini, mencapai sekitar 3,5 juta hektare. Namun, lebih dari 30 persennya, menurut data Potensi Desa (Podes) Biro Pusat Statistik (BPS), berada dalam kondisi rusak.

Padahal, seperti telah disebutkan di atas, selain berperan penting dalam melestarikan ekosistem, mangrove juga vital untuk mengadang tsunami yang mengancam daerah pesisir.

Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), dalam Tsunami mitigation by mangroves and coastal forests, memberi contoh keberhasilan di Tamil Nadu, India. Sekitar 700 orang yang tinggal di sebuah dusun selamat dari tsunami karena kampung itu terletak antara 100 meter hingga 1 kilometer dari hutan bakau.

Riset Environmental Justice Foundation (EJF, 2006) menyebut hutan mangrove mampu mengurangi ketinggian dan kecepatan tsunami, lalu mendistribusikannya di antara kanal dan sungai, sehingga mengurangi tingkat genangan.

Kawasan hutan mangrove yang baik juga bisa membantu meningkatkan perekonomian penduduk sekitar. Ada kayu yang bisa dimanfaatkan, ikan yang bisa ditangkap, bahkan jadi tempat wisata yang memberi keuntungan tambahan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR