74 TAHUN INDONESIA MERDEKA

Menggenapkan Indonesia Raya

Keragaman | Di atas kertas, nyaris di banyak tempat di Indonesia tidak ada monopoli kesukuan, agama, dan etnis. Semuanya hidup berdampingan.

Saat ini tercatat 826 suku bangsa di Indonesia. Mayoritas semua suku itu tersebar di sekujur wilayah Indonesia. Provinsi dengan keragaman suku terbanyak berada di Kalimantan Barat dan Papua. Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat adalah satu-satunya tempat bermukim 61 suku bangsa atau terbanyak dalam satu kabupaten/kota di Indonesia.

Sedangkan suku Jawa, Batak, Sunda, Bugis, Madura, Minangkabau, Bali, Flores, Melayu, dan Makassar adalah sepuluh suku dengan populasi terbanyak. Meski ada suku dengan populasi terbesar, bukan menjadi ancaman untuk suku lainnya.

Buktinya Suku Sasak, yang pakaian adatnya dikenakan Presiden Jokowi dalam Pidato Kenegaraan dalam sidang tahunan MPR pada 16 Agustus 2019, tersebar di 24 provinsi, di 94 kabupaten/kota. Pola ini serupa dengan suku-suku lainnya di berbagai wilayah.

Memang kenyataannya ada seperempat wilayah (22.036 desa) dihuni hanya satu suku bangsa. Kemudian hampir seperempat lain (19.520 desa) dihuni oleh hanya dua suku bangsa. Namun itu tak ada apa-apanya, lebih dari setengahnya (42.475 desa) hidup berdampingan dengan minimal tiga suku bangsa.

Setiap anak manusia tidak pernah meminta untuk lahir di wilayah dan dari suku tertentu. Bhinneka Tunggal Ika mestinya bukan slogan semata dan segala perbedaan bukan persoalan. Perbedaan adalah keniscayaan, keragaman adalah berkah, semoga dengan hidup damai bersama kita menggenapkan Indonesia Raya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR