SOROTAN MEDIA

Menkeu optimistis CAD akhir tahun 2,4 persen dari PDB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutan pada Diskusi Perekonomian Indonesia bertajuk "Ketahanan di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian Global" di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (1/8/2019).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutan pada Diskusi Perekonomian Indonesia bertajuk "Ketahanan di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian Global" di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (1/8/2019). | Dhemas Reviyanto /Antara Foto

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati mengatakan siap mendukung dalam memastikan defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) tidak semakin melebar hingga akhir tahun. Bahkan, dia optimistis CAD sampai akhir tahun hanya menyentuh 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Caranya, menurut Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (13/8/2019), Kemenkeu bakal menggunakan instrumen fiskal untuk mendukung kementerian dan pemerintah daerah meningkatkan ekspor.

Derasnya arus impor ke Tanah Air membuat CAD membengkak hingga 8,44 miliar dolar AS pada kuartal II 2019. CAD tersebut menembus level 3,04 persen dari PDB dan menjadi yang terburuk sejak 2014.

Sebelumnya, mantan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli, merasa pesimis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia meramal ekonomi Indonesia tak bisa tumbuh tinggi, bahkan bisa terpuruk. Terlihat dari indikator-indikator pertumbuhan ekonomi, salah satunya CAD yang melebar.

Ringkasan

  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung dalam memastikan defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) tidak semakin melebar hingga akhir tahun dengan menggunakan instrumen fiskal.
  • Hal itu disampaikan Sri saat menanggapi CAD Kuartal II 2019 yang melebar yang mencapai 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
  • Menkeu Sri Mulyani mengatakan, untuk memecahkan masalah CAD tersebut, pihaknya siap membantu kementerian terkait dan pemerintah daerah.
  • Oleh karenanya, koordinasi dengan Kementerian/Lembaga (KL) terkait akan terus dilakukan. Sehingga diketahui langkah dan kebijakan apa yang dibutuhkan dan bisa diberikan untuk mengurangi tekanan pada CAD.
  • Pihaknya juga akan mendalami formulasi kebijakan makro jika ada masukkan dari kementerian atau lembaga lain maupun pemda termasuk juga pengusaha.
  • Mantan direktur pelaksana bank dunia itu menyampaikan, instrumen fiskal yang dikeluarkan oleh kementeriannya tak hanya berlaku bagi calon investor, melainkan juga untuk investor atau pengusaha yang sudah ada.
  • Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada Mudradjad mengatakan, Indonesia perlu melakukan pembenahan pada substitusi barang impor. Pasalnya, Indonesia masih cukup sering melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam negeri.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tempo.co dan suara.com dengan 1 pemberitaan, diikuti peringkat kedua merdeka.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 04:00 hingga 12:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 12:00 WIB dengan total 3 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh harianindo.com dengan 29 interaksi, diikuti peringkat kedua inews.id dengan 5 interaksi. Selanjutnya antaranews.com dengan 0 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR