PROSTITUSI ONLINE

Menkominfo: Situs porno diblok satu tumbuh seribu

Menkominfo Rudiantara (tengah) didampingi Direktur Entreprise & Business Services Telkom Muhammad Awaluddin (kiri) saat kunjungan ke booth Telkomsel di sela Peringatan 60 Tahun KAA, di Jakarta Convention Center, Rabu (22/4/2015)
Menkominfo Rudiantara (tengah) didampingi Direktur Entreprise & Business Services Telkom Muhammad Awaluddin (kiri) saat kunjungan ke booth Telkomsel di sela Peringatan 60 Tahun KAA, di Jakarta Convention Center, Rabu (22/4/2015) | Lucky/Antara

Pemerintah, melalui berbagai aturan melarang keberadaan situs berbau pornografi dalam wilayah hukum Indonesia. Cara yang dipilih adalah memblokirnya. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengklaim pihaknya telah memblokir lebih dari 800.000 situs porno.

Klaim yang sama pernah dibuat Telkomsel pada 2010. Saat itu mereka juga menyatakan sudah memblokir sekitar 800 ribu situs. Terlepas dari data kedua pihak, Menteri Rudiantara mengakui memblokir situs pornografi hanya akan memunculkan situs-situs pornografi lainnya.

"Bila sekarang diblokir seratus situs maka besok dapat tumbuh dua ratus situs baru. Begitu pula bila saat ini diblokir lima ratus situs maka bisa muncul seribu situs baru," katanya menurut Antaranews, Selasa (12/5/2015).

Sementara, maraknya praktik prostitusi secara daring (online) diduga kuat menggunakan media sosial sebagai sarana transaksi terselubung. Semisal Twitter, Facebook, atau BBM, menyediakan fasilitas komunikasi privat antar pengguna yang tak mudah diblokir seperti memblokir situs.

"Pertama, yang berkaitan dengan Kominfo kita lihat, medianya apa. Kalau medianya sifatnya dari one to many artinya broadcast seperti situs atau yang sifatnya bisa broadcast, tentu kita bisa masuk lebih cepat. Tapi kalau yang sifatnya point to point itu lebih susah menanganinya," kata Rudiantara.

Pemerintah dan masyarakat, ujarnya, harus bekerja sama untuk memberantas prostitusi online melalui sistem pengaduan. Karenanya Rudi meminta masyarakat aktif mengadukan situs-situs maupun nomor-nomor ponsel yang terindikasi menjadi jalur transaksi prostitusi.

Masalahnya, situs semacam ini tak selalu tampil sebagai situs berkonten pornografi. Sedangkan untuk melaporkan penyalahgunaan media sosial untuk prostitusi ilegal, bisa pula melapor langsung ke pengelolanya.

Sebesar apa minat netizen Indonesia terhadap pornografi di internet? Asisten Deputi Kelembagaan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, Haliq Siddiq, dilansir Beritasatu April lalu, menyatakan Indonesia pengakses porno terbanyak ketiga, nomor satu adalah India. Ia merujuk data Google.

Jika dibandingkan hasil survei lain, semisal dari data 2014 Year in Review situs porno PornHub, Indonesia sebenarnya tak masuk dalam daftar 20 besar, sedangkan India ada di peringkat ke-4.

Tingginya pencarian topik pornografi, bisa ditengok dari laman Tren Google Indonesia. Periode 2014, kata kunci yang berbau porno mendominasi daftar 10 besar kata kunci terpopuler dalam pencarian gambar di Google. Trennya nyaris konsisten dalam 5 tahun terakhir.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR