PENINDAKAN KORUPSI

Menkumham ogah kirim koruptor ke Nusakambangan

KPK ingin memindahkan koruptor ke Nusakambangan, tapi Menteri Yasonna tak setuju karena koruptor bukan napi berisiko tinggi terhadap keamanan.
KPK ingin memindahkan koruptor ke Nusakambangan, tapi Menteri Yasonna tak setuju karena koruptor bukan napi berisiko tinggi terhadap keamanan. | Salni Setyadi /Beritagar.id

LALU? | Ide lama sih. Bahkan tahun lalu pun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menerima usul agar napi koruptor dikurung di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Pekan lalu soal Nusakambangan mengemuka lagi. Lalu kemarin (18/6/2019) Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mencoba menempatkan duduk perkara: KPK tak berwenang memindahkan napi karena itu urusan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham.

Terhadap ide penusakambangan itu Menkumham Yasonna Laloy tak sepakat: "Napi koruptor bukan kategori high risk yang memerlukan super-maximum security."

Bahkan Laoly tak tahu sudah ada wacana penusakambangan KPK dan Ditjen Pas. "Belum sampai ke saya itu," ia berujar.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR