HARBOLNAS

Menyambut ledakan diskon Harbolnas 2018

Foto ilustrasi. Petugas mengantarkan paket dari situs daring Zalora di Bangkok, Thailand.
Foto ilustrasi. Petugas mengantarkan paket dari situs daring Zalora di Bangkok, Thailand. | Narong Sangnak /EPA

Pemburu diskon sila bersiap. Beragam promo bakal disajikan para pelaku dagang daring untuk menyambut Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), yang digelar pada 11 dan 12 Desember 2018.

Akan ada 250 situs jual beli (e-commerce) yang bergabung dalam pesta ini. Bagi Anda yang cekatan di dunia maya, bersiaplah memburu diskon hingga 95 persen yang ditawarkan beberapa lapak dagang digital.

Menilik laman harbolnas.com, tema yang diusung dalam ajang belanja tahunan kali ini adalah #BelanjauntukBangsa.

Khusus untuk produk-produk lokal buatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pesta diskon dimulai lebih dulu sejak Selasa, 11 Desember 2018. Anda bisa mencari produk-produk lokal tersebut melalui sejumlah situs jual beli seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, dan seterusnya.

Ketua Panitia Harbolnas Indra Yonathan sengaja memulai pesta diskon untuk produk lokal lebih dulu lantaran mengincar nilai transaksi hingga Rp1 triliun.

“Kami berkomitmen mempromosikan produk lokal dan mendorong lebih banyak UMKM agar dapat merasakan keuntungan dan manfaat lebih dari perdagangan digital,” sebut Indra dikutip dari Bisnis Indonesia.

Selain diikuti ratusan situs jual beli, Harbolnas tahun ini turut didukung oleh berbagai perbankan. Dengan kata lain, kemudahan melakukan pembayaran, baik dengan kartu kredit dan cicilan, juga akan disediakan dalam pesta promo ini.

Salah satu situs jual beli lokal, Bukalapak, bahkan memasang target ambisius untuk Harbolnas tahun ini. Co-Founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid mengincar empat kali lipat peningkatan nilai transaksi pada tahun ini dibandingkan dengan periode sebelumnya.

“Kami optimistis target ini akan tercapai. Tahun lalu nilai transaksi mampu menyentuh angka Rp400 miliar. Sekarang dengan semakin banyak produk yang kami tawarkan, kami targetkan tumbuh (nilai transaksi) menjadi Rp1,6 triliun atau lebih,” kata Fajrin.

Beberapa strategi yang dipasang Bukalapak yakni beragam kejutan seperti Serbu Seru, Nego 12 Kali Lebih Dahsyat, Flash Deal Serba 12 Rupiah, Cashback Rp1,2 juta, dan Gratis Ongkir 12 kali Setiap Hari.

Kejutan-kejutan itu bakal dimulai tepat pukul 00.00 WIB, 12 Desember 2018, atau AFTER.11. Bukalapak juga menggandeng pesohor Dian Sastrowardoyo untuk membantu promosi pesta diskon.

Tokopedia punya promo bertajuk KEBUT, atau Kejutan Belanja Untung, pada 12 Desember 2018. Promo yang dimulai sejak awal Desember 2018 ini menawarkan berbagai hadiah seperti uang tunai hingga Rp500 juta, kupon diskon 99 persen untuk pembelian tiket pesawat ke mana saja di Indonesia, emas 50 gram, sepeda motor, 1 unit mobil Yaris, hingga Samsung S9.

Selain itu, Tokopedia menggelar promo cuci jutaan produk dengan diskon hingga 40 persen dari beragam merek lokal dan internasional.

“Stok terbatas, selama tiga hari berlangsungnya festival belanja, dimulai dari jam 8 pagi hingga 8 malam,” ucap COO Tokopedia, Melissa Siska Juminto, dalam rilis persnya.

Toko furnitur IKEA Indonesia juga tak mau kalah. Bagi pelanggan yang melakukan pembelian online, IKEA menawarkan pengiriman gratis untuk barang-barang dengan berat total mencapai 150 kilogram (kg) untuk tujuan Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.

“Segera buat akun profil untuk dapat berbelanja secara online,” seru Public Relations IKEA Indonesia Ririn Basuki.

Berdasarkan analisis volume penelusuran kata kunci Harbolnas yang dilakukan portal diskon belanja, CupoNation, ada lima situs paling banyak dikunjungi dalam ajang belanja tahunan ini. Kelimanya adalah Lazada, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Zalora.

“Volume penelusuran kata kunci tersebut mengalami peningkatan sebanyak 20 persen pada tahun 2017 dibandingkan tahun 2016,” tutur PR & Communications Manager CupoNation Olivia Putri, dinukil dari Tirto.id.

Potensi berkali lipat

Secara keseluruhan, panitia Harbolnas menargetkan nilai transaksi dari pesta belanja hari ini dan esok mencapai Rp7 triliun, dengan Rp1 triliun di antaranya disumbangkan dari penjualan produk lokal.

Target tersebut tak mustahil untuk diwujudkan. Data Nielsen pada saat Harbolnas 2017 menunjukkan, estimasi nilai total transaksi yang dimulai sejak 11 hingga 13 Desember 2017 tercatat mencapai Rp4,7 triliun. Angka itu meningkat Rp1,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan rata-rata penjualan pada tahun lalu mencapai 4,2 kali lipat untuk semua lapak daring yang ikut berpartisipasi.

Proyeksi Harbolnas pada tahun mendatang juga masih akan cemerlang. Konsultan keuangan internasional McKinsey & Company memprediksi pertumbuhan bisnis dagang daring di Indonesia melonjak hingga 8 kali lipat dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Jika diangkakan, penjualan pada 2022 diprediksi mencapai $65 miliar AS, atau sekitar Rp948 triliun, naik dari $8 miliar AS (setara Rp119 triliun) pada 2017.

McKinsey turut memprediksi, pasar belanja daring Indonesia mampu memberi kontribusi kepada ekspor hingga mencapai $26 miliar AS atau setara dengan 40 persen dari total ekspor manufaktur saat ini.

“Pertumbuhan ini menunjukkan adanya peningkatan ketertarikan konsumen global terhadap produk-produk Indonesia,” ujar perwakilan McKinsey Indonesia, Phillia Wibowo, dikutip dari The Jakarta Post, Senin (10/12/2018).

Pemerintah pun disarankan untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan demi memberi akses lebih kepada pelaku usaha kecil dan menengah agar terlibat dalam bisnis digital ini.

Dari catatan McKinsey, saat ini sudah lebih dari 300.000 usaha kecil menengah yang terfasilitasi sistem pembayaran online melalui lapak jual beli.

“Untuk mendukung ini, sektor swasta dan pemerintah juga perlu berkolaborasi dalam menciptakan program akselerasi yang bertujuan meningkatkan daya saing bisnis UKM,” tukas Phillia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR