KECELAKAAN TRANSPORTASI

Misteri jalur maut Tol Cipularang

Rentetan kecelakaan di Tol Cipularang yang mengakibatkan puluhan korban jiwa.
Rentetan kecelakaan di Tol Cipularang yang mengakibatkan puluhan korban jiwa. | Bagus Triwibowo /Beritagar.id

Penyebab kecelakaan beruntun di Tol Cipularang kilometer 91+400 arah Jakarta di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, yang melibatkan 21 kendaraan dan delapan orang meninggal pada Senin (2/9/2019), masih jadi misteri.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah menugaskan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengevaluasi kecelakaan maut Tol Cipularang.

Sikap serupa diungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia memerintahkan Dinas Perhubungan Jawa Barat untuk ikut menganalisis penyebab kecelakaan beruntun itu. Ia mengimbau masyarakat berhati-hati saat masuk jalan tol.

"Di jalan tol ini harus betul-betul menaati peraturan dari sisi kecepatan, jarak kendaraan, seringkali tidak hanya Cipularang, Cipali pun masih baru kita sering mendengar hal serupa," imbuhnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat (Karopenmas Divhumas) Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyebut tim kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan Traffic Accident Analysis untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

"Kami analisis ilmiah, apakah penyebab tunggal atau ada penyebab lainnya," ujar Dedi.

45 korban jiwa

Berdasarkan penelusuran Beritagar.id, di ruas tol tersebut setidaknya telah terjadi 9 kecelakaan maut sejak 2011 hingga 2019. Kecelakaan terjadi di kilometer 75 hingga 135. Mayoritas terjadi di kilometer 90 hingga 93 yang kontur jalanannya miring.

Pada 18 Mei 2017, misalnya, di KM 91 terjadi peristiwa serupa yang mengakibatkan empat orang meninggal. Pemicunya, truk melaju lurus dan hilang kendali, kemudian menabrak mini bus dan kendaraan lainnya.

Sedangkan pada 3 September 2011, kecelakaan tunggal terjadi di KM 79. Toyota Avanza B 1843 FU yang dikemudikan oleh pesohor Saiful Jamil berisi sembilan anggota keluarganya termasuk sang istri, Virginia, mengalami kecelakaan tunggal. Enam penumpang meninggal dunia termasuk Virginia.

Kejadian tersebut bahkan menginspirasi Sentra Films untuk membuat film berjudul "Tumbal 97". Kecelakaan di sepanjang ruas Tol Cipularang bisa disimak di --> Artikel.

Dua tersangka

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kecelakaan beruntun di Tol Cipularang kilometer 91+400 pada (2/9) lalu. Kedua tersangka itu adalah sopir truk, DH dan S.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kabid Humas Polda Jabar) Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, seorang tersangka berinisial DH telah meninggal dunia.

Kini, kata dia, tinggal tersangka S yang akan menjalani penyidikan di Polres Purwakarta. Tersangka S bahkan dihadirkan saat konferensi pers dengan kondisi wajah masih diperban karena terluka dalam kecelakaan tersebut.

"Hari ini telah menetapkan 2 orang tersangka. Tersangka pertama, atas nama saudara DH. pengemudi dump truck tapi yang bersangkutan meninggal dunia," ujar Trunoyudo dalam konferensi pers di Markas Kepolisian Resor Purwakarta, Jawa Barat, (4/9).

Tersangka kedua berinisial S adalah pengemudi kendaraan B 9410 UIU yang menabrak sejumlah kendaraan dari belakang. "Saat ini dalam proses penyidikan. Akan diproses penegakan hukum terhadap S," tegasnya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR