TARIF TOL

Mulai 21 Januari, 7 ruas tol Trans Jawa tak lagi gratis

Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Trans-Jawa ruas Ngawi-Kertosono di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (12/11/2018).
Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Trans-Jawa ruas Ngawi-Kertosono di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (12/11/2018). | Siswowidodo /Antara Foto

Bagi para pengguna tol Trans Jawa sebaiknya mulai menyiapkan uang lebih jika ingin melintas. Pasalnya, mulai Senin, 21 Januari 2019, pukul 00.00 WIB, sebanyak tujuh ruas tol yang menjadi bagian dari jalan tol Trans Jawa sudah tidak lagi gratis, alias mesti bayar.

EVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan pentarifan tersebut telah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Jadi tarif ini sudah ada surat keputusan dari Kementerian PUPR, dan akan kita kenakan mulai 21 Januari 2019 pukul 00.00 WIB," kata Dwimawan dilansir dari Liputan6.com (19/1).

Adapun tujuh ruas tol yang akan mulai berbayar itu adalah

  1. Pemalang (Sewaka)-Batang (Pasekaran) Rp 39 ribu -- segmen Pemalang IC-Pasekaran Rp34 ribu;
  2. Batang-Semarang (Kalikangkung) Rp75 ribu;
  3. Semarang (Banyumanik)-Solo (Kartasura) Rp65.500 -- segmen Salatiga-Kartasura Rp32.500;
  4. Ngawi (Klitikan)-Kertosono Rp88 ribu;
  5. Kertosono-Mojokerto Rp46 ribu;
  6. Gempol-Pasuruan (Grati Rp36 ribu -- segmen Pasuruan-Grati Rp13.500;
  7. Porong-Gempol Rp9.000 -- segmen Porong-Kejapanan Rp6.000.

Sebelumnya, tujuh ruas tol tersebut sudah mulai beroperasi usai diresmikan Presiden Joko "Jokowi" Widodo padaDesember tahun lalu. Peresmian tersebut juga sekaligus menandakan bahwa akses dari Jakarta-Surabaya sudah tersambung.

Tol Trans Jawa dibangun oleh tiga Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berbeda, yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Marga Harjaya Infrastruktur (Astra Infra Toll Road Jombang-Mojokerto).

Jokowi mengatakan, jalan Tol Trans Jawa dibutuhkan guna meningkatkan konektivitas di Pulau Jawa yang memiliki kontribusi lebih dari 50 persen bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Akses jalan tol dapat menurunkan biaya logistik sehingga meningkatkan daya saing Indonesia.

Ketersediaan jalan tol diarahkan untuk lebih mendorong perkembangan potensi ekonomi lokal di sepanjang koridor tol. Salah satunya dengan menyediakan sejumlah lapak (lot) bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tempat istirahat (rest area).

Bangun Tol Cigatas

Jokowi juga memastikan pemerintah akan membangun Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) pada tahun ini. Bahkan, rencananya pembangunan ruas akan diperpanjang hingga Cilacap.

Jokowi mengatakan, ide itu muncul lantaran ia mendapatkan banyak mendapat keluhan mengenai kemacetan lalu lintas yang sering kali terjadi wilayah Garut, Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, menuju ke Tol Cileunyi (Cipularang – Padeleunyi).

"Saya jamin tahun ini dimulai," katanya seperti dikutip dari Setkab.go.id.

Sementara itu Direktur Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto, mengatakan rencana pembangunan Tol Cigatas telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Pihaknya mengharapkan pengerjaan dapat segera dimulai dalam waktu dekat.

“Bila sudah beroperasi nantinya, kendaraan yang akan menuju Bandung atau wilayah Selatan lainnya dapat melintas ruas tol tersebut. Jalur tersebut akan menjadi pilihan baru bagi masyarakat selain rute tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi,” kata Sugiyartanto.

Saat ini, menurut Sugiyartarto, proyek tol tersebut sedang memasuki tahap penetapan lokasi (penlok). Penlok dilakukan oleh Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR untuk segera diajukan ke Pemprov Jabar.

“Desain rutenya sedang disiapkan, nanti ini juga akan diteruskan sampai Cilacap,” ujar Sugiyartanto.

Bila sudah beroperasi nantinya, kendaraan yang akan menuju Bandung atau wilayah Selatan lainnya dapat melintas ruas tol tersebut. Jalur tersebut akan menjadi pilihan baru bagi masyarakat selain rute tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi.

Rencananya, pembangunan tol Cigatas juga akan diteruskan hingga ke Cilacap sehingga, tol tersebut nantinya akan menghubungkan daerah Gedebage-Majalaya-Garut-Kota Tasikmalaya-Kabupaten Tasikmalaya-Ciamis-Banjar.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR