KISRUH LAPAS

Napi lapas Banceuy beberkan kejanggalan tewasnya Undang

Petugas kebakaran memadamkan api yang membakar bangunan Lapas Klas II A Banceuy Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4/2016).
Petugas kebakaran memadamkan api yang membakar bangunan Lapas Klas II A Banceuy Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4/2016). | Agus Bebeng /Antara Foto

Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Banceuy, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4/2016) pagi. Rusuh yang berujung pembakaran gedung dan mobil itu diduga karena ada rekannya bernama Undang Kosim alias Uwa bin Muhtadi (54) ditemukan tewas gantung diri.

Narapidana menduga Undang tewas karena dianiaya sipir Lapas, termasuk Agung Kriswanto (26), teman satu sel Undang. Dikutip Tribunnews, Undang dan Agung digiring ke sel pengasingan lantaran dituding mengonsumsi narkoba di dalam lapas.

"Saya disiksa di dalam sel pengasingan. Ini buktinya, lihat tubuh saya. Saya disiksa karena disuruh mengaku menggunakan narkoba setelah dites urine," ujar Agung diamini rekan-rekannya di dalam sel tahanan.

Menurut Agung, sangat tidak mungkin Abah Undang mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri, karena Undang akan bebas dari penjara dua bulan lagi.

Ketika masuk ke sel pengasingan, Agung mengatakan petugas tak membolehkan membawa apa-apa. Agung hanya memakai kaus dan celana pendek. Kematian Undang dianggap janggal karena gantung diri dengan tali kabel.

Undang yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Gang Kebon Sirih Kecamatan Andir Kota Bandung ini merupakan narapidana narkoba yang divonis 4 tahun. Undang telah menjalani hukumannya lebih dari tiga tahun. Undang tengah menjalani masa asimilasi menjelang berakhirnya masa hukumannya.

Undang diketahui tewas pada Sabtu sekitar pukul 00.15. Tewasnya Undang cepat menyebar ke seluruh penghuni lapas Banceuy. Sekitar 300 hingga 400 orang menyerang petugas dengan batu dan balok. Tak hanya itu mereka juga menjebol pintu dan membakar gedung, kantor, dan mobil.

Menteri Yasonna Laoly mendatangi Lapas Banceuy pada Sabtu pukul 10.45 dan menggelar dialog dengan para narapidana. Semua narapidana menuding adanya pembunuhan. Yasonna mengatakan kepolisian sedang menyelidiki kerusuhan ini.

Polisi menangkap 5 petugas Lapas Banceuy dan 7 narapidana yang diduga menjadi provokator kerusuhan untuk diperiksa. Kepolisian terus mendalami kerusuhan ini.

"Masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan dan penyidikan," ucap Kasubag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Reny Marthaliana, dilansir Detikcom. Ihwal tali kabel itu juga Reny mengatakan polisi masih mendalaminya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR