SOROTAN MEDIA

Neneng dibui 6 tahun, KPK kembangkan kasus suap Meikarta

Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasanah Yasin, divonis 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019). Ia terbukti menerima suap terkait perizinan proyek Meikarta.
Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasanah Yasin, divonis 6 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019). Ia terbukti menerima suap terkait perizinan proyek Meikarta. | Novrian Arbi /Antara Foto

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019), menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dan denda Rp250 juta, subsider empat bulan kurungan kepada Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasanah Yasin.

Neneng, dan empat pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi, dinyatakan terbukti bersalah menerima uang suap terkait perizinan proyek Meikarta. Hak politik Neneng juga dicabut hingga 5 tahun setelah ia dibebaskan nanti.

Juru bicara Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menyatakan pihaknya terus mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain, selain mereka yang telah divonis.

Kasus ini telah menjadi pusat perhatian media dan masyarakat sejak Neneng terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 15 Oktober 2018. Apalagi Meikarta adalah proyek raksasa salah satu pengembang terbesar di Indonesia, Lippo Group.

Ringkasan

  • Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung memvonis Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dengan hukuman penjara selama 6 tahun pidana. Ia juga dikenakan denda Rp250 juta, subsider empat bulan kurungan.
  • Neneng dinyatakan hakim terbukti bersalah menerima suap sebesar Rp10,63 miliar dan 90.000 dolar Singapura terkait perizinan proyek Meikarta.
  • Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan 7 tahun 6 bulan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
  • Majelis hakim juga sependapat dengan jaksa yang mememinta pencabutan hak politik pada Neneng Hasanah Yasin. Hak politiknya dicabut hingga lima tahun setelah masa penjara berakhir.
  • Selain Neneng, ada empat terdakwa lain kasus suap Meikarta yang juga divonis pada hari yang sama. Mereka adalah Jamaludin (Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi), Dewi Tisnawati (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/PMPTSP Pemkab Bekasi), Sahat Maju Banjarnahor (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi), dan Neneng Rahmi Nurlaili (Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi).
  • Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan mengembangkan penyelidikan kasus tersebut untuk mencari pihak lain yang mungkin terlibat.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh detik.com dengan 7 pemberitaan, diikuti peringkat kedua antaranews.com dengan 6 pemberitaan. selanjutnya tribunnews.com dengan 5 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 08:00 hingga 22:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 16:00 WIB dengan total 10 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah sebaran pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh detik.com dengan 3029 sebaran, diikuti peringkat kedua viva.co.id dengan 2720 sebaran. Selanjutnya kompas.com dengan 217 sebaran pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR