Nomor seluler wajib tervalidasi dengan kartu penduduk

Foto ilustrasi kartu seluler
Foto ilustrasi kartu seluler
/pixabay.com

Mulai 31 Oktober 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memberlakukan registrasi nomor pelanggan prabayar yang divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Registrasi diwajibkan baik untuk calon pelanggan kartu seluler (SIM card) maupun pelanggan lama kartu seluler yang belum pernah melakukan validasi serupa. Batas waktu registrasi hingga 28 Februari 2018.

Proses selanjutnya, data yang dimasukkan pelanggan akan divalidasi dengan data kependudukan yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dukcapil).

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengatakan, registrasi nomor pelanggan dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan, terutama pelanggan prabayar sebagai komitmen melindungi konsumen dan untuk kepentingan national single identity.

"Masyarakat beli paket, terus buang, beli paket terus buang, kita punya lost opportunity," sebut Rudiantara dalam okezone, Rabu (11/10/2017).

Program registrasi kartu seluler ini bukan hal yang baru. Kemenkominfo telah mengeluarkan peraturan terkait sejak 2005, tepatnya melalui Peraturan Menteri Nomor 23 M.Kominfo/10/2015 tentang Kewajiban Registrasi Kartu Prabayar dengan Data yang Benar.

Namun, menurut Rudiantara, hasil dari Permen itu masih jauh dari yang diharapkan. Saat ini, diperkirakan ada sekitar 360 juta kartu yang beredar di seluruh penjuru negeri. Dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 260 juta, maka paling tidak banyak penduduk Indonesia yang memiliki lebih dari satu nomor seluler.

Oleh karenanya, Kemenkominfo kembali mengeluarkan peraturan yang memperketat aturan sebelumnya melalui Peraturan Menteri No. 14 Tahun 2017 yang menjadi perubahan dari Peraturan Menteri No.12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Cara registrasi kartu perdana dilakukan dengan mengirimkan SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Sedang untuk pelanggan lama adalah ULANG#NIK#NomorKK#. Selanjutnya, nomor ini divalidasi dengan melakukan pengecekan otomatis dengan database Ditjen Dukcapil.

Proses registrasi dinyatakan berhasil apabila data yang dimasukkan calon pelanggan dan pelanggan lama prabayar tervalidasi.

Jika data yang dimasukkan calon pelanggan dan pelanggan lama tidak dapat tervalidasi--meski telah memasukkan data yang sesuai dengan tanda pengenal--, pelanggan bisa melaporkan melalui surat pernyataan di gerai masing-masing operator.

Dalam surat itu, pelanggan kemudian menyatakan bahwa seluruh data yang disampaikan adalah benar, sehingga calon pelanggan dan pelanggan lama prabayar bertanggung jawab atas seluruh akibat hukum yang ditimbulkan dan secara berkala melakukan registrasi ulang sampai berhasil tervalidasi.

Selanjutnya, penyelenggara jasa telekomunikasi akan mengaktifkan nomor pelanggan paling lambar 1x24 jam. Operator juga wajib menyelesaikan registrasi ulang pelanggan prabayar yang datanya belum divalidasi paling lambat 28 Februari 2018.

Operator juga wajib menyampaikan laporan kemajuan proses registrasi ulang pelanggan prabayar setiap tiga bulan kepada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) selama jangka waktu registrasi ulang.

Sanksi yang diberikan kepada pelanggan yang tidak melakukan registrasi akan dilakukan secara bertahap.

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kemenkominfo, M. Ramli, dalam Pikiran Rakyat mengatakan, bila sampai dengan 28 Februari 2018 belum melakukan registrasi, maka diberi waktu 15 hari sebelum akhirnya diblokir untuk panggilan keluar dan pengiriman pesan singkat.

Jika 15 hari setelahnya masih belum juga mendaftar, maka akan diblokir untuk seluruh layanan, termasuk data internet.

Pembaruan:

Berikut cara registrasi menurut operator (Kemenkominfo):

Format Registrasi Baru Nomor Perdana:

  • Indosat : NIK#NoKK#
  • Smartfren : NIK#NoKK#
  • Tri : NIK#NoKK#
  • XL : Daftar#NIK#NoKK
  • Telkomsel : RegNIK#NoKK#

Format Registrasi Ulang Nomor SIM Lama :

  • Indosat : ULANG#NIK#NoKK#
  • Smartfren : ULANG#NIK#NoKK#
  • Tri : ULANG#NIK#NoKK#
  • XL : ULANG#NIK#NoKK
  • Telkomsel : ULANGNIK#NoKK#
MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.