SOROTAN MEDIA

OJK umumkan 144 perusahaan tekfin terdaftar dan berizin

CEO dompet digital Indonesia berteknologi terdepan DANA Vincent Iswara (tengah) didampingi PR Manager Restituta Ajeng Arjanti, memberikan penjelasan kepada pengunjung  pada Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta, Selasa (24/9/2019).
CEO dompet digital Indonesia berteknologi terdepan DANA Vincent Iswara (tengah) didampingi PR Manager Restituta Ajeng Arjanti, memberikan penjelasan kepada pengunjung pada Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta, Selasa (24/9/2019). | Audy Alwi /Antara Foto

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan hingga 30 Oktober 2019, penyelenggara tekfin (fintech) berstatus terdaftar dan berizin totalnya 144 perusahaan. Terdapat penambahan 17 perusahaan dibanding data per September 2019.

Perusahaan teknologi finansial yang legal harus terdaftar atau berizin. Mereka yang sudah berstatus terdaftar, dapat beroperasi hingga satu tahun dan selanjutnya wajib mengajukan perizinan. Bila tidak mengajukan izin, status terdaftar akan dicabut.

Publik bisa mengadukan masalah seputar pinjaman online ke Warung Waspada Investasi di The Gade Coffee & Gold, Jalan H. Agus Salim, Jakarta Pusat. Warung Waspada Investasi tahap awal ini akan dibuka setiap hari Jumat pukul 09.00-11.00 WIB.

Ringkasan

  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 144 perusahaan financial technology (fintech) yang terdaftar dan berizin per 30 Oktober 2019.
  • Terdapat 17 penyelenggara fintech yang baru terdaftar, plus 127 perusahaan yang berstatus terdaftar dan berizin per 30 September 2019.
  • Penyelenggara terdaftar dapat beroperasi hingga satu tahun setelah mendapat tanda terdaftar, dan selanjutnya wajib mengajukan perizinan.
  • Apabila tidak mengajukan permohonan perizinan maka Penyelenggara terdaftar harus mengembalikan tanda terdaftarnya kepada OJK.
  • Sementara penyelenggara berizin tidak memiliki masa kadaluwarsa atas tanda berizin yang dimilikinya.
  • Minimal setoran modal bagi penyelenggara terdaftar adalah sebesar Rp1 miliar, sedangkan penyelenggara berizin sebesar Rp2,5 miliar.
  • OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggaran fintech peer to peer lending yang sudah terdaftar atau berizin dari OJK.
  • Pada tahap awal, OJK telah membuka Warung Waspada Investasi di The Gade Coffee & Gold, Jalan H. Agus Salim, Jakarta Pusat, untuk para korban tekfin.
  • Data yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per September 2019, akumulasi penyaluran pinjaman P2P lending senilai Rp 60,40 triliun.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh cnbcindonesia.com dengan 4 pemberitaan, diikuti peringkat kedua kontan.co.id dengan 2 pemberitaan. selanjutnya topsatu.com dengan 1 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 20:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 14:00 WIB dengan total 3 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh cnbcindonesia.com dengan 30 interaksi, diikuti peringkat kedua topsatu.com dengan 2 interaksi. Selanjutnya okezone.com dengan 1 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR