RINGKASAN SEPEKAN

Pemilu paling mencengangkan dan berita populer lainnya

Berita terpopuler Beritagar.id periode 14-19 April 2019.
Berita terpopuler Beritagar.id periode 14-19 April 2019. | Robotorial /Antara Foto

Pada 17 April lalu, Indonesia menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Menurut World Economic Forum (WEF), pemilu tersebut paling mencengangkan di dunia karena baru kali ini ada pemilihan presiden dan parlemen dilakukan dalam satu hari.

Kekaguman WEF terhadap pesta demokrasi di Indonesia tersebut adalah salah satu kabar dari 5 berita mengenai Pemilu 2019 yang masuk dalam 6 kabar terpopuler di Beritagar.id sepanjang pekan lalu (14-19/4/2019).

Satu-satunya berita non-pemilu yang paling banyak dibaca pekan lalu adalah hukuman cambuk terhadap 12 orang pelanggar aturan syariat Islam di Aceh, Senin (15/4).

Berikut ini ringkasan 6 berita populer tersebut:

Pemilu paling mencengangkan di dunia dan pujian pemantau asing

Sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) melakukan penghitungan suara Pemilu 2019 di Dewan Tun Razak 1 dan 2, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (17/4/19). Kurang lebih 3.000 petugas di 171 TPS dan 159 KSK melakukan penghitungan untuk pemilih yang masuk dalam DPT PPL Kuala Lumpur, yang meliputi Kuala Lumpur, Selangor, Perak Kelantan dan Terengganu.
Sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) melakukan penghitungan suara Pemilu 2019 di Dewan Tun Razak 1 dan 2, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (17/4/19). Kurang lebih 3.000 petugas di 171 TPS dan 159 KSK melakukan penghitungan untuk pemilih yang masuk dalam DPT PPL Kuala Lumpur, yang meliputi Kuala Lumpur, Selangor, Perak Kelantan dan Terengganu. | Rafiuddin Abdul Rahman /Antara Foto

Pemilihan Umum 2019 di Indonesia diselenggarakan untuk memilih presiden, anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan DPD. Semuanya dilakukan hanya dalam satu hari, Rabu (17/4/2019).

Menurut World Economic Forum (WEF), pemilu tersebut adalah yang paling mencengangkan di dunia karena baru kali ini ada pemilihan presiden dan parlemen dilakukan dalam satu hari.

Apalagi, jumlah 193,9 juta pemilih pada pemilu di Indonesia adalah yang ketiga terbanyak di dunia. Hanya kalah dari India (834,1 juta) dan Amerika Serikat (214,1 juta).

Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, mengklaim Pemilu 2019 berjalan sukses dengan partisipasi pemilih mencapai 80,90 persen, melebihi target 77,5 persen.

Baca selengkapnya di sini.

Mencoblos dengan modal E-KTP disertai sejumlah syarat

Warga negara Indonesia memasukkan surat suara yang sudah dicoblosnya di tempat pemungutan suara (TPS) di KBRI Moscow, Rusia, Minggu (14/4/2019). Surat suara dari TPS di luar negeri akan dihitung pada Rabu (17/4/2019).
Warga negara Indonesia memasukkan surat suara yang sudah dicoblosnya di tempat pemungutan suara (TPS) di KBRI Moscow, Rusia, Minggu (14/4/2019). Surat suara dari TPS di luar negeri akan dihitung pada Rabu (17/4/2019). | Hendra Nurdiyansyah /Antara Foto

Informasi beredar luas bahwa masyarakat bisa melakukan pencoblosan pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019), hanya dengan modal E-KTP. Namun ketentuan peraturan tidak menyatakan begitu.

Menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum menegaskan bahwa pemilih boleh mengandalkan E-KTP jika tak punya undangan mencoblos atau surat C6.

Komisi Pemilihan Umum menyatakan ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi. Salah satunya, pencoblosan hanya bisa dilakukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sama dengan alamat di E-KTP atau surat keterangan (suket).

Baca selengkapnya di sini.

Pesta demokrasi Indonesia

Anggota KPPS melakukan penghitungan surat suara di TPS 09 Kelurahan Mangkukusuman, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019) malam.
Anggota KPPS melakukan penghitungan surat suara di TPS 09 Kelurahan Mangkukusuman, Tegal, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019) malam. | Oky Lukmansyah /Antara Foto

Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berlangsung pada hari ini, Rabu (17/4/2019), serentak di seluruh wilayah Indonesia. Rakyat akan memilih pemimpin eksekutif serta anggota legislatif yang akan menentukan arah perjalanan bangsa selama lima tahun ke depan.

Pemilu 2019 akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia karena untuk pertama kalinya pemilihan presiden-wakil presiden, serta anggota DPD, DPR, dan DPRD dilakukan secara serentak.

Ada dua pasang capres-cawapres yang bertarung memperebutkan suara terbanyak, yakni pasangan no. 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan no. 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno. Untuk legislatif, ada ribuan perwakilan dari 16 partai yang berlomba mendulang suara.

Baca selengkapnya di sini.

Siapa unggul dalam hitungan riil KPU

Petugas KPPS melakukan penghitungan suara di TPS 1 Desa Savanajaya, Pulau Buru, Maluku, Rabu (17/4/2019).
Petugas KPPS melakukan penghitungan suara di TPS 1 Desa Savanajaya, Pulau Buru, Maluku, Rabu (17/4/2019). | Hafidz Mubarak A /Antara Foto

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima rekapitulasi perhitungan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dalam bentuk hitungan riil (real count) secara bertahap.

Berdasarkan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, hingga Kamis (18/4/2019) pukul 12:15:03 WIB, diterima 2.450 laporan dari 813.350 tempat pemungutan suara (TPS) atau 0,30122 persen.

Dari hasil hitungan riil sementara itu, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin meraih 275.407 suara (59,69 persen), sedangkan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto -Sandiaga Uno meraih 185.980 suara (40,31 persen).

Baca selengkapnya di sini.

Dalam sebulan, 34 pelanggar syariat Islam dicambuk di Banda Aceh

Seorang perempuan menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Al A'la, Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Aceh, Senin (15/4/2019).
Seorang perempuan menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Al A'la, Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Aceh, Senin (15/4/2019). | Habil Razali /Beritagar.id

Sebanyak 12 orang pelanggar aturan syariat Islam menjalani hukuman cambuk di muka umum di halaman Masjid Al A'la, Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh, Senin (15/4/2019). Dengan begitu, sudah 34 orang mendapat hukuman tersebut dalam sebulan terakhir.

Sebelumnya pada Maret 2019, ada dua eksekusi. Pertama menimpa enam pasangan. Lantas kedua, 10 orang menjalaninya. Adapun 12 orang terbaru divonis melanggar Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Eksekusi cambuk digelar sekitar pukul 11.00 WIB dan disaksikan warga dari berbagai usia. Terdakwa lelaki dicambuk oleh algojo dalam posisi berdiri, sedangkan perempuan divonis dalam keadaan bersila.

Baca selengkapnya di sini.

Rupa-rupa peristiwa pemilu di luar negeri

Foto kombo sejumlah warga negara Indonesia menunjukkan jarinya yang telah dicelupkan tinta usai menggunakan hak suaranya di KBRI, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (14/4/2019).
Foto kombo sejumlah warga negara Indonesia menunjukkan jarinya yang telah dicelupkan tinta usai menggunakan hak suaranya di KBRI, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (14/4/2019). | Rafiuddin Abdul Rahman /ANTARA FOTO

Pemungutan suara di luar negeri diwarnai sejumlah peristiwa. Mulai dari ratusan orang tak bisa ikut Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Sydney, Australia, Ahok marah-marah di Osaka, hingga pengurangan TPS di Malaysia.

Menurut aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pemungutan suara di luar negeri dihelat sejak 8-14 April 2019. Lebih awal dari pemungutan suara di Indonesia, 17 April mendatang.

Namun, proses penghitungan suara hasil pemilu di luar negeri tetap dilakukan serentak pada 17 April 2019.

Baca selengkapnya di sini.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipilihkan oleh program komputer dan diterbitkan setelah melalui proses pengeditan minor oleh editor Beritagar.id.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR