SOROTAN MEDIA

Pengacara anggap tuntutan Ratna lebih berat dari koruptor

Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet (berdiri) berbincang dengan keluarganya sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (28/5/2019).
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet (berdiri) berbincang dengan keluarganya sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (28/5/2019). | Muhammad Iqbal /Antara Foto

Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin membacakan duplik menanggapi replik jaksa penuntut umum. Ia menyebut tuntutan jaksa kepada kliennya lebih berat dari koruptor.

Duplik dibacakan Insank di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019). Insank meminta hakim menolak semua dalil jaksa penuntut umum. Ia juga berharap Ratna dinyatakan bebas dan tidak terbukti bersalah.

Dalam kasusnya, Ratna dituntut enam tahun penjara. Dia dianggap memenuhi unsur menyebarkan hoaks yang mengakibatkan keonaran, seperti diatur dalam Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Jaksa juga menilai, Ratna tidak memenuhi unsur Pasal 44 KUHP terkait penyakit kejiwaannya. Bahkan, permintaan maaf Ratna dinilai tidak dapat menghapus tindakan pidananya.

Berita bohong pemukulan Ratna bermula pada September 2018. Ketika itu, sejumlah politikus mengabarkan Ratna Sarumpaet dipukul sekelompok orang di Bandung. Foto-foto Ratna lebam kemudian beredar di media sosial.

Ringkasan

  • Terdakwa Ratna Sarumpaet kembali menjalani persidangan atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks.
  • Dalam persidangan ini, Insank Nasruddin mewakili Ratna Sarumpaet membacakan materi duplik.
  • Menurutnya perkara ini dipaksakan untuk membungkam Ratna, karena dia merupakan aktivis demokrasi yang selalu mengkritisi pemerintah.
  • Usia Ratna genap 70 tahun pada 16 Juli mendatang, pengacara menilai, tuntutan hukuman tersebut sangat berat.
  • Sementara itu, Ratna mengaku pasrah dengan putusan hakim.
  • Putri Ratna Sarumpaet, Atiqa Hasiholan berharap sang ibu bebas.
  • Sidang putusan akan digelar pada 11 Juli 2019.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 9 pemberitaan, diikuti peringkat kedua okezone.com dengan 6 pemberitaan. selanjutnya viva.co.id dengan 4 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 05:00 hingga 19:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 12:00 WIB dengan total 15 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 612 interaksi, diikuti peringkat kedua detik.com dengan 568 interaksi. Selanjutnya viva.co.id dengan 376 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR