PASAR SAHAM

Penguatan IHSG dipimpin sektor Properti dan Real Estate

Penguatan IHSG dipimpin sektor Properti dan Real Estate
Penguatan IHSG dipimpin sektor Properti dan Real Estate | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik pada akhir perdagangan sore ini Jumat (10/05/2019). Indeks menguat 0,17 persen, atau 10,31 poin di level 6.209,12. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.232,66 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.149,22 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 411,65 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,83 triliun. Sebanyak 213 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 183 emiten melemah, dan 236 emiten tidak mengalami pergerakan.

Bliss Properti Indonesia (Tbk) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Jumat (10/05). Emiten bersandi POSA tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp254 (69,33 persen) per lembar saham

Baramulti Suksessarana (Tbk) merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada sore ini. Emiten bersandi BSSR mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp1.600 (-17,74 persen) per lembar saham, dimana sebelumnya ditutup Rp1.945 per lembar.

Erajaya Swasembada (Tbk) (ERAA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 14,08 ribu kali.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Konsumsi mencapai 0,44 persen (10,93 poin), disusul sektor Manufaktur sebesar 0,44 persen (6,70 poin), dan saham-saham di sektor Aneka Industri sebesar 97,94 persen (4,71 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Pertanian, mencapai -0,38 persen (-5,32 poin). Berikutnya adalah sektor Keuangan sebesar -0,2 persen (-2,45 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp3,26 triliun, terutama pada saham Wijaya Karya Bangunan Gedung (Tbk) (WEGE), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), dan Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,36 triliun, khususnya pada saham Smartfren Telecom (Tbk) (FREN), Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah (Tbk) (BTPS), dan Waskita Beton Precast (Tbk) (WSBP).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR