PASAR SAHAM

Penurunan 7 sektor sebabkan IHSG loyo

Penurunan 7 sektor sebabkan IHSG loyo
Penurunan 7 sektor sebabkan IHSG loyo | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup petang ini Selasa (16/07/2019) menurun 0.25 persen, atau 16.35 poin di level 6.401,88. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.428,27 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.389,40 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 499,82 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,64 triliun. Sebanyak 158 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 236 emiten melemah, dan 258 emiten tidak mengalami pergerakan.

Berkah Prima Perkasa (Tbk) (BLUE) memimpin penguatan saham (top gainer) hari ini, setelah ditutup sebesar 24,80 persen pada level Rp780 per lembar saham, dimana kemarin sore ditutup Rp625 per lembar.

Bliss Properti Indonesia (Tbk) membukukan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan Selasa (16/07). Emiten bersandi POSA tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -24,77 persen pada level Rp322 per lembar saham, dari Rp428 per lembar pada penutupan Senin (15/07).

Sri Rejeki Isman (Tbk) (SRIL) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 47,91 ribu kali.

Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 7 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Dasar mencapai -0.91 persen (-7,35 poin), disusul sektor Keuangan sebesar -0.41 persen (-5,43 poin), dan saham-saham di sektor Pertanian sebesar -0.29 persen (-4,00 poin).

Sedangkan sektor saham yang menguat, di antaranya Pertambangan, mencapai 0.64 persen (10,37 poin). Berikutnya adalah sektor Keuangan sebesar 0.18 persen (2,37 poin), lalu saham di sektor Industri Konsumsi yang meningkat hingga 0.07 persen (1,59 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,10 triliun, terutama pada saham Kapuas Prima Coal (Tbk) (ZINC), Sri Rejeki Isman (Tbk) (SRIL), dan HMETD Astrindo Nusantara Infrastruktur (Tbk) (BIPI-R).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,38 triliun, khususnya pada saham Astra International (Tbk) (ASII), Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN), dan Puradelta Lestari (Tbk) (DMAS).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR