PASAR SAHAM

Penutupan IHSG diwarnai pelemahan 8 sektor

Penutupan IHSG diwarnai pelemahan 8 sektor
Penutupan IHSG diwarnai pelemahan 8 sektor | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun ke zona merah pada akhir perdagangan sore ini Rabu (03/07/2019). Indeks masuk ke zona merah 0.35 persen, atau 22.28 poin di level 6.362,62. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.385,37 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.334,75 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 463,85 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,36 triliun. Sebanyak 181 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 228 emiten melemah, dan 229 emiten tidak mengalami pergerakan.

Astrindo Nusantara Infrastruktur (Tbk) (BIPI) memimpin penguatan saham (top gainer) hari ini, setelah ditutup sebesar 32 persen pada level Rp66 per lembar saham, dimana Selasa (02/07/2019) ditutup Rp50 per lembar.

Onix Capital (Tbk) merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada Rabu (03/07). Emiten bersandi OCAP mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp1.000 (-24,53 persen) per lembar saham, dimana Selasa (02/07) ditutup Rp1.325 per lembar.

Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 21,99 ribu kali.

Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Pertambangan mencapai -3.49 persen (-60,08 poin), disusul sektor Pertanian sebesar -1.11 persen (-15,75 poin), dan saham-saham di sektor Infrastruktur sebesar -0.53 persen (-6,56 poin).

Sedangkan sektor saham yang menguat, di antaranya Industri Konsumsi, mencapai 0.24 persen (5,64 poin). Berikutnya adalah sektor Manufaktur sebesar 0.01 persen (0,14 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,58 triliun, terutama pada saham HMETD Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR-R), Pakuwon Jati (Tbk) (PWON), dan Bumi Resources (Tbk) (BUMI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,07 triliun, khususnya pada saham Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), dan Wijaya Karya Bangunan Gedung (Tbk) (WEGE).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR