PASAR SAHAM

Penutupan IHSG hari ini, ditutup di angka 6.537

Penutupan IHSG hari ini, ditutup di angka 6.537
Penutupan IHSG hari ini, ditutup di angka 6.537 | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup petang ini Kamis (21/02/2019) terkoreksi menguat 0,38 persen, atau 24,98 poin di level 6.537,77. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.539,07 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.498,99 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 466,63 ribu kali dengan nilai transaksi Rp10,15 triliun. Sebanyak 206 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 200 emiten melemah, dan 222 emiten tidak mengalami pergerakan.

Armada Berjaya Trans (Tbk) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi JAYA tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp432 (50 persen) per lembar saham

Alkindo Naratama (Tbk) membukukan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi ALDO tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -25 persen pada level Rp1.425 per lembar saham, dari Rp1.900 per lembar pada penutupan sebelumnya.

Perusahaan Gas Negara (Persero) (Tbk) (PGAS) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 14,61 ribu kali.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Pertambangan mencapai 1,5 persen (28,60 poin), disusul sektor Pertanian sebesar 0,97 persen (15,46 poin), dan saham-saham di sektor Industri Dasar sebesar 116,59 persen (9,63 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Aneka Industri, mencapai -0,94 persen (-12,74 poin). Berikutnya adalah sektor Industri Konsumsi sebesar -0,22 persen (-5,81 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp3,17 triliun, terutama pada saham Bumi Resources (Tbk) (BUMI), Japfa Comfeed Indonesia (Tbk) (JPFA), dan Modernland Realty (Tbk) (MDLN).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp3,52 triliun, khususnya pada saham Perusahaan Gas Negara (Persero) (Tbk) (PGAS), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), dan Adaro Energy (Tbk) (ADRO).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR