PASAR SAHAM

Penutupan IHSG hari ini, meningkat hingga 0,04 persen

Penutupan IHSG hari ini, meningkat hingga 0,04 persen
Penutupan IHSG hari ini, meningkat hingga 0,04 persen | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik pada penutupan perdagangan petang ini Rabu (20/03/2019). Indeks naik ke zona hijau 0,04 persen, atau 2,43 poin di level 6.482,71. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.498,43 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.463,94 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 411,38 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,08 triliun. Sebanyak 178 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 195 emiten melemah, dan 256 emiten tidak mengalami pergerakan.

Wahana Interfood Nusantara (Tbk) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi COCO tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp336 (69,70 persen) per lembar saham

Siwani Makmur Tbk (SIMA) memimpin pelemahan saham (top loser) hari ini, setelah ditutup sebesar -24,75 persen pada level Rp298 per lembar saham, dari Rp396 per lembar pada penutupan Selasa (19/03).

Sinergi Megah Internusa (Tbk) (NUSA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 17,18 ribu kali.

Penguatan tertinggi dibukukan oleh sektor Pertambangan mencapai 0,49 persen (9,19 poin), disusul sektor Industri Konsumsi sebesar 0,21 persen (5,52 poin), dan saham-saham di sektor Keuangan sebesar 51,26 persen (3,72 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Infrastruktur, mencapai -0,82 persen (-9,65 poin). Berikutnya adalah sektor Pertanian sebesar -0,33 persen (-4,89 poin), lalu saham di sektor Aneka Industri yang menyusut hingga -0,29 persen (-3,74 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,50 triliun, terutama pada saham Kalbe Farma (Tbk) (KLBF), Kawasan Industri Jababeka (Tbk) (KIJA), dan Bumi Resources (Tbk) (BUMI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,58 triliun, khususnya pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), Waskita Beton Precast (Tbk) (WSBP), dan Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR