KUALITAS UDARA

Perbandingan kualitas udara kota di dunia (Kamis, 12/09/2019)

Perbandingan kualitas udara kota di dunia (Kamis, 12/09/2019)
Perbandingan kualitas udara kota di dunia (Kamis, 12/09/2019) | Robotorial /AirVisual

Kualitas udara di Jakarta (Indonesia) pada Kamis, 12 September 2019 pagi diprediksi tidak sehat dengan indeks kualitas udara (AQI) 152 pada pukul 06:00 WIB, menurut permodelan AirVisual.

Catatan ini lebih baik dari kemarin pagi, yang berada pada AQI 166, atau terbilang tidak sehat. Data kualitas udara (AQI) menunjukkan bahwa semakin rendah nilainya, maka udara semakin sehat.

Di antara 91 kota besar di seluruh dunia, Jakarta menempati urutan 3 sebagai kota paling tercemar. Kualitas udara ini lebih buruk dari Dhaka di Bangladesh dengan AQI 139, Kuala Lumpur di Malaysia dengan AQI 138, dan Hanoi di Vietnam dengan AQI 128.

Perbandingan kualitas udara kota di dunia (Kamis, 12/09/2019)
Perbandingan kualitas udara kota di dunia (Kamis, 12/09/2019) | Robotorial /AirVisual

Sementara, spot yang sama tidak sehat atau lebih berbahaya dengan Jakarta adalah Delhi di India (AQI 160), dan Lahore di Pakistan (AQI 160)..

Sebagai catatan, prediksi AirVisual tidak mempertimbangkan kejadian luar biasa seperti bencana atau aturan terkait emisi gas buang kendaraan yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, AirVisual menyatakan prediksinya bisa saja kurang akurat terkait dengan faktor tersebut.

Catatan lainnya, Jakarta menjadi satu-satunya kota dari 32 ibu kota provinsi di Indonesia yang masuk dalam daftar kota besar di dunia yang dianalisis oleh AirVisual untuk perbandingan kualitas udara. Alhasil, Jakarta tidak merepresentasikan kualitas udara terburuk di Indonesia.

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan Robotorial prediksi kualitas udara dengan sumber AirVisual ini dapat diakses di Beritagar.id, dalam topik Kualitas Udara.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR