LEBARAN 2018

Perburuan tiket kereta untuk mudik Lebaran

Sejumlah calon penumpang melakukan pemesanan tiket kereta api mudik lebaran 2018 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (11/3/2018).
Sejumlah calon penumpang melakukan pemesanan tiket kereta api mudik lebaran 2018 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (11/3/2018). | Galih Pradipta /Antara Foto

Persiapan mudik menjelang Lebaran 2018 ini sudah mulai terasa dari sekarang. Perburuan tiket mudik, seperti tiket kereta api, pun sudah dimulai tiga bulan sebelum Idul Fitri 1439 hijriah yang diperkirakan pada 15-16 Juni 2018.

Dilansir laman resminya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa angkutan Lebaran 2018 selama 22 hari, yakni mulai tanggal 5-26 Juni atau H-10 sampai H+10 Lebaran.

Para calon penumpang dapat memesan tiket mulai H-90 atau tiga bulan sebelum keberangkatan. Proses pemesanan tiket kereta api mulai 7- 24 Maret 2018.

PT KAI memperkirakan arus mudik menggunakan moda transportasi kereta api diperkirakan akan mengalami masa puncak H-2 atau 13 Juni 2018, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada H+1 Lebaran atau 17 Juni 2018.

Tiket puncak arus mudik H-2 itu dapat dibeli pada 15 Maret, sedangkan tiket puncak arus balik dapat dibeli pada 19 Maret 2018.

Bagi calon penumpang yang tak kebagian tiket, dapat menggunakan kereta tambahan. Kereta tambahan akan beroperasi pada 4-26 Juni 2018. Pemesanan tiket kereta tambahan ini dapat dilakukan mulai H-60.

Sejumlah kereta api tambahan, di antaranya Pasundan rute Kiaracondong-Surabaya Gubeng (kapasitas 1.368 kursi), Matarmaja rute Pasar Senen-Kutoarjo (1.792 kursi), Brantas rute Pasar Senen-Semarang-Poncol-Blitar (1.792 kursi), Taksaka Pagi rute Gambir-Yogyakarta (1.000 kursi).

Direktur Operasi PT Kereta Api Indonesia, Slamet Suseno, melalui Antaranews, mengatakan telah menyiapkan 236.210 kursi per hari selama lebaran.

"Jumlah perjalanan sebanyak 393 kereta api per hari pada operasi Lebaran 2018 atau naik empat persen dibandingkan 2017 sebanyak 379 kereta api," kata Slamet.

Slamet menambahkan, PT KAI akan meningkatkan pengawasan di daerah rawan dengan menyiagakan 236 petugas posko dan alat material untuk siaga.

PT KAI juga menambah petugas penjaga perlintasan sebidang menjadi 1.113 orang serta petugas pemeriksa jalur sebanyak 605 orang. Ada juga regu siaga (flying gank) yang disiagakan 24 jam apabila terjadi rintangan jalan atau peristiwa luar biasa hebat.

Tarif kereta Lebaran tidak ada perubahan seperti tahun lalu. Kereta angkutan Lebaran pada H-9 akan berlaku tarif batas atas.

"Tarif seperti tahun lalu untuk angkutan hari Lebaran H-9 kami menarik batas atas. Sementara itu, tetap di batas atas tidak ada yang melewati ketentuan di batas atas," kata Corporate Deputy Director and Sales KAI Mukti Jauhari melalui CNNIndonesia.

Mukti mengimbau kepada pengguna layanan KAI agar tidak menggunakan jasa calo dalam pembelian tiket. PT KAI, kata Mukti, sudah melakukan langkah antisipasi terhadap calo dengan mengoptimalkan sistem mesin tiket (Rail Ticketing System/RTS).

KAI melayani pemesanan tiket 24 jam melalui aplikasi KAI Access, situs kai.id, contact center 121, gerai, minimarket, jaringan pembayaran bank online, situs dan aplikasi yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan KAI.

Di samping itu, loket reservasi stasiun melayani pemesanan mulai jam 09.00-16.00. Sedangkan, pemesanan tiket melalui E-Kiosk (vending machine) di stasiun mulai jam 05.00-22.00.

PT KAI telah memperbesar kapasitas nilai konsumsi transfer data (bandwidth) dari 150 megabita menjadi 400 megabita untuk kelancaran akses pemesanan tiket agar tidak terjadi kerusakan (down) server saat terjadi lonjakan pemesanan. KAI juga memperkuat sistem keamanan untuk meminimalisasi risiko adanya gangguan sistem IT.

BACA JUGA