KECELAKAAN PENERBANGAN

Pesawat yang ditumpangi Sala ditemukan di dasar Selat Inggris

Sebuah foto yang dikeluarkan Badan Investigas Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) pada Senin (4/2/2019) menunjukkan pecahan pesawat ringan bernomor registrasi N264DB di dasar Selat Inggris. Pesawat yang ditumpangi pemain FC Nantes Emiliano Sala itu hilang dalam penerbangan dari Prancis ke Inggris sejak 21 Januari 2019
Sebuah foto yang dikeluarkan Badan Investigas Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) pada Senin (4/2/2019) menunjukkan pecahan pesawat ringan bernomor registrasi N264DB di dasar Selat Inggris. Pesawat yang ditumpangi pemain FC Nantes Emiliano Sala itu hilang dalam penerbangan dari Prancis ke Inggris sejak 21 Januari 2019 | AAIB /EPA-EFE

Misteri terjawab. Pesawat nahas yang ditumpangi pemain baru Cardiff City, Emiliano Sala, berhasil ditemukan di dasar Selat Inggris pada Minggu (3/2/2019). Pesawat ringan bernomor registrasi N264DB itu hilang sejak 21 Januari 2019 dalam perjalanan dari Nantes di Prancis menuju Cardiff di Wales.

Penemuan dilakukan seorang ahli kelautan dan pencarian bawah laut, Kapten David Mearns. Ia dan tim menemukan puing pesawat 24 mil sebelah utara Pulau Guensey. Namun, Mearns tidak menyebutkan berada di kedalaman berapa puing pesawat itu.

Menurut keterangan Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB), pencarian dilakukan dengan menggunakan kendaraan khusus bawah laut. Kendaraan itu dikendalikan dari jarak jauh atau ROV (Remotely Operated underwater Vehicle).

Berdasarkan analisis video dari kamera pada kendaraan bawah laut itu, para penyelidik memastikan bahwa puing itu adalah pesawat Piper Malibu yang ditumpangi Sala dan dikendarai kapten David Ibbotson.

"ROV bekerja semalaman di wilayah tersebut, tapi tidak berhasil menemukan pecahan lainnya. Rekaman video yang ada menunjukkan gambar yang jelas," ujar pernyataan resmi AAIB.

Dalam foto yang dilansir AAIB memperlihatkan bagian belakang pesawat termaksud. Para penyelidik pun menemukan sebuah jasad meski belum mengetahui identitasnya.

Untuk itu, AAIB akan bekerja sama dengan polisi serta keluarga Sala dan Ibbotson. "Kami akan mengeluarkan laporan awal dalam waktu satu bulan setelah insiden terjadi," tutur AAIB dalam pernyataan resminya, Senin (4/2).

Operasi pencarian pesawat digelar di Selat Inggris dan makin intensif sejak tiga hari lalu. Publik, termasuk keluarga Sala, mendanai operasi pencarian ini setelah kegiatan SAR resmi dihentikan pemerintah Inggris pada 24 Januari.

Namun begitu, operasi pencarian oleh swasta ini tetap berkoordinasi dengan AAIB. "Peluang hidup dalam tahapan ini sangatlah kecil," ujar Kepala Pelabuhan Guernsey, Kapten David Barker, ketika itu dalam lansiran CNN, Senin (4/2)..

Al Jazeera melaporkan keluarga Sala berhasil mengumpulkan donasi hingga AS $340 ribu untuk mendanai pencarian pribadi ini. Setelah ditemukan, AAIB akan mengambil alih upaya pengangkatan puing pesawat dan kemungkinan jasad.

David Mearns, Direktur operasi laut dalam Blue Water Recoveries, yang disewa untuk memimpin pencarian mengatakan ini adalah penemuan puing pesawat di dasar laut ke-24 baginya sepanjang karier.

Bagaimana dengan pengangkatan jasad? "Itu urusan AAIB dan para personelnya. Jasad adalah objek paling sensitif, jadi mereka harus sangat hati-hati," tukas Mearns.

Kecelakaan tragis

Ini adalah peristiwa tragis bagi Sala dan keluarganya. Pemain asal Argentina ini baru saja menjadi pemain termahal Cardiff City dengan harga 17 juta euro sebelum akhirnya meninggal dalam kecelakaan.

Sang striker diharapkan bisa mempertajam lini depan Cardiff yang tengah berjuang dari ancaman degradasi Liga Primer Inggris. Saat ini Cardiff berada di posisi 18 dari 20 klub.

Cardiff membeli Sala dari klub Prancis, FC Nantes. Separuh musim 2018/19 bersama Nantes, pemain 28 tahun ini sudah mencetak 12 gol dan masuk daftar lima pencetak gol terbanyak dalam kompetisi Ligue 1 Prancis.

Kepergian Sala pun menghadirkan duka di Cardiff dan Nantes. Pelatih Cardiff, Neil Warnock, yang berbicara untuk pertama kalinya sejak kecelakaan pada 28 Januari pun mempertimbangkan pensiun dengan alasan, "Ini pekan yang paling sulit dalam hidup saya."

Pekan lalu, Cardiff dan Nantes melakukan penghormatan kepada Sala dalam pertandingan liga masing-masing.

Sementara keluarga Sala menyambut kabar penemuan puing pesawat dengan haru. Horacio, ayah Sala, yang berbicara kepada stasiun televisi Argentina (h/t The Guardian) mengatakan; "Sata tak percaya. Ini adalah mimpi, sebuah mimpi yang buruk."

Keluarga pun tetap berharap Sala masih hidup sampai dinyatakan secara resmi telah meninggal. Sedangkan Pemerintah Argentina mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Inggris dan meminta penyebab kecelakaan bisa diungkap.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR