Pintu detektor, Gerindra tinggalkan Pansus, hingga beras Maknyuss

Rangkuman berita menarik pekan akhir Juli
Rangkuman berita menarik pekan akhir Juli | Istimewa /ANTARAFOTO

Beragam peristiwa mewarnai satu pekan terakhir sebelum Juli 2017 berakhir.

Dimulai dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang akhirnya mengesahkan UU Pemilu, Jumat (21/7/2017), yang menimbulkan keriuhan karena kecurigaan sejumlah partai non-pemerintah akan adanya upaya penjegalan calon presiden lain selain Joko Widodo.

Munculnya desakan dari seluruh dunia yang membuat Presiden Israel Benyamin Netanyahu tertekan setelah pihak keamanannya memberlakukan pengetatan pengamanan di pintu masuk kompleks al-Haram asy-Syarif, tempat Masjid Suci Al-Aqsa berada.

Koalisi yang terbentuk dalam Tim Panitia Khusus (Pansus) KPK kembali ditinggalkan anggotanya--terakhir Gerindra. Kasus bunuh diri di Bandung dan catatan khusus konsultasi kesehatan jiwa yang semakin mendesak di Indonesia.

Hingga penyidik senior KPK, Novel Baswedan, yang muncul dalam sebuah video pendek dan memberikan pesan khusus untuk penyerangnya. Dan juga tudingan modus penjualan beras subsidi yang dikemas premium yang dialamatkan kepada PT Indo Beras Unggul (IBU), anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk.

Semua kami sajikan dalam catatan berita menarik sepekan terakhir, 23-28 Juli 2017, dalam ringkasan berikut ini:

Kemungkinan Jokowi menjadi calon tunggal di 2019

DPR telah mengesahkan Undang-undang Pemilu, Jumat (21/7). Salah satu pembahasan yang alot adalah soal presidential threshold alias ambang batas pengajuan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres).

Dengan keputusan ini, maka partai politik (parpol) atau gabungan parpol yang ingin mencalonkan presiden dan wakil presiden harus memiliki minimal 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada Pemilu sebelumnya. Dalam Pemilu 2014, ada 12 parpol peserta pemilu.

Salah satu ketakutan dengan keputusan ini adalah, muncul satu calon presiden tunggal dari para parpol pendukung pemerintah. Mengingat PDI P, pemilik suara dan kursi paling banyak di DPR, bisa mengajukan Joko 'Jokowi' Widodo menjadi calon presiden 2019.

Pilihan PDI P, kemungkinan akan didukung oleh lima fraksi lain yang tergabung dalam koalisi pendukung pemerintah.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menuduh pemerintah sengaja menjegal rencana Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju kembali Pemilu Presiden 2019.

Dunia mengecam, Netanyahu tertekan

Israel menerapkan aturan berupa pemasangan detektor logam dan kamera pengawas (CCTV), serta pelarangan Muslim laki-laki di bawah 50 tahun untuk masuk ke area tersebut.

Aturan diberlakukan dua hari menyusul serangan tiga pria bersenjata yang menewaskan dua polisi Israel pada Jumat (14/7/2017).

Langkah ini sontak membuat ratusan warga Muslim Palestina protes, dan memilih bertahan di luar kompleks masjid sampai aturan dicabut oleh Israel.

Mereka pun kerap melaksanakan salat di Gerbang Singa (Lions Gate) Kota Tua Yerusalem, meski di bawah pengawasan ketat tentara Israel.

Kejadian ini tak ayal mengundang reaksi dari seluruh dunia. Liga Arab memperingatkan Israel "bermain dengan api" atau "garis merah" Yerusalem. Dewan Keamanan PBB melakukan pertemuan pada Senin (24/7/2017) membahas serentetan kekerasan Israel-Palestina yang dianggap paling berdarah selama bertahun-tahun ini.

Swedia, Mesir, dan Prancis juga meminta pertemuan tersebut untuk segera mendiskusikan de-eskalasi di Yerusalem.

Presiden Joko "Jokowi" Widodo juga turut mengutuk keras tindakan kekerasan pihak keamanan Israel tersebut dan meminta Sekretaris Jenderal dan Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil sikap.

Desakan itu pun yang membuat Netanyahu akhirnya membongkar gerbang, namun tetap menggantinya dengan sistem keamanan yang diklaim "lebih canggih".

Pansus KPK hanya diisi partai pro-pemerintah

Fraksi Partai Gerindra di DPR memutuskan untuk keluar dari Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pansus yang dianggap sebagai upaya melemahkan KPK oleh anggota DPR itu, kini seluruhnya berasal dari fraksi koalisi partai politik pendukung pemerintah.

Ada dua alasan Gerindra menarik diri dari Pansus, yaitu legalisasi dan kecenderungan melemahkan lembaga KPK. Gerindra pamit dari Pansus terhitung per 24 Juli 2017.

Dari sisi legalitas, Wakil Fraksi Partai Gerindra DPR RI Desmond J Mahesa mengatakan Pansus tidak memenuhi syarat yang sesuai Tata Tertib DPR dan UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

Dia mengatakan Pansus Hak Angket KPK harus melibatkan seluruh fraksi. Nyatanya, ada fraksi yang belum menyetorkan nama anggotanya ke dalam pansus tersebut.

"Misalnya ke Lapas Sukamiskin, kami bilang tidak setuju, namun mereka tetap berangkat. Saya bilang kalau tetap berangkat, Gerindra akan keluar sehingga ini yang membuat kami tidak bisa ikut," ujar Desmond.

Pesan Novel Baswedan untuk penyerangnya

Dengan mengenakan peci putih dan kaos hitam, Novel Baswedan muncul dalam video pendek berdurasi dua menit lebih lima detik.

Video pertama kali diunggah oleh akun Twitter milik Dahnil Azar Simanjuntak (@Dahnilazar), Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, pada Senin (24/7/2017) malam.

Dalam video yang diyakini direkam Dahnil bersama koordinator KONTRAS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) Haris Azhar, Novel terlihat bugar, mampu berdiri, meski kerusakan pada mata kirinya terlihat begitu jelas.

Suara Novel juga terdengar stabil dan tenang saat menyampaikan beberapa hal perihal kondisi terakhirnya dan juga pesan khusus untuk penyerangnya. Novel membuka video dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan mendoakannya dalam proses penyembuhan, baik di Singapura maupun Indonesia.

Video ini sepertinya memang sengaja dibuat untuk menunjukkan bahwa apa yang telah menimpa Novel, tak akan membuatnya gentar dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi.

Novel bahkan menyebut upaya penjegalan melalui teror-teror yang dialamatkan padanya adalah sebuah kesia-siaan.

"Saya ingin menyampaikan semangat kepada teman-teman semua. Kejadian ini tentunya tidak akan mengurangi semangat pemberantasan korupsi dan hal-hal lain yang merupakan tugas dan tanggung jawab kita semua," lanjutnya.

Kasus bunuh diri merebak, konsultasi kejiwaan harus disediakan

Kasus bunuh diri di Indonesia kembali merebak ketika dua perempuan kakak adik diduga mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari balkon lantai 5A Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (24/7/2017). Keduanya diduga mengalami masalah kejiwaan berkepanjangan.

Berkaca dari kasus bunuh diri di Bandung itu, bagaimana antisipasi agar kejadian serupa tak terulang? Bagaimana saluran konseling masalah kejiwaan sehingga dapat terhindar dari upaya bunuh diri?

Direktur Pencegahan & Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan, Fidiansjah, mengatakan bunuh diri merupakan masalah kejiwaan yang sangat memprihatinkan. Data dari organisasi kesehatan dunia (WHO) menunjukkan bahwa di seluruh dunia setiap 40 detik terjadi 1 orang bunuh diri.

"Oleh karena itu, bagi masyarakat yang merasa membutuhkan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terpikir keinginan untuk melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu untuk bercerita, berkonsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit dengan fasilitas layanan kesehatan jiwa, bila perlu merujuk ke RS Jiwa," kata Fidiansjah melalui keterangan tertulisnya.

Kisruh beras Maknyuss

Kepolisian Republik Indonesia memastikan penyelidikan kasus beras merek "Maknyuss" yang melibatkan PT Indo Beras Unggul (IBU) akan terus berjalan.

Dalam jumpa pers, Selasa (25/7/2017), Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan ada dua dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) itu.

Pertama, soal dugaan kecurangan dalam persaingan usaha, dan kedua, dugaan nilai barang tidak sesuai dengan label yang masuk ke Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

Data dari Kementerian Pertanian yang dikutip Tito menyebut setiap tahun ada sekitar Rp488 triliun uang beredar untuk komoditas beras. Sehingga, tak ada alasan bagi Satgas Pangan untuk tak memprioritaskan urusan ini, terutama karena masih maraknya mafia beras yang berkeliaran.

Tito juga turut menjelaskan beras Maknyuss yang disegel secara produksi merupakan beras subsidi pemerintah. Namun, subsidi yang dimaksud di sini adalah di sektor produksinya.

PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) juga menggelar keterangan pers menjelaskan duduk perkara kejadian ini, setidaknya versi mereka. AISA tidak menampik bahwa pihaknya memang membeli beras dengan jenis IR64. Namun, pembelian itu sesuai dengan mekanisme pasar.

Oleh pabrik AISA, beras dengan jenis IR64 itu kemudian diolah menjadi beras premium atau pun medium sesuai pengolahannya. Dan IR64 yang ada di pasaran itu sudah terlepas dari kategori subsidi, lantaran pemerintah hanya mensubsidi input atau petaninya.

"Kami itu tidak menggunakan rastra sebagai bahan baku kami. Subsidi input sudah selesai dari tingkat gabah," sebut Juru Bicara AISA, Jo Tjong Seng, dalam detikcom.

BACA JUGA