SOROTAN MEDIA

Polisi larang aksi massa saat putusan MK

Massa yang tergabung dalam Jaringan Muda Muslim Jayakarta (JMMJ) melakukan unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (13/6/2019).
Massa yang tergabung dalam Jaringan Muda Muslim Jayakarta (JMMJ) melakukan unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (13/6/2019). | Aprillio Akbar /Antara Foto

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jakarta Raya (Jaya) Komisaris Besar (Kombes) Polisi Argo Yuwono melarang aksi massa di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Larangan menggelar aksi massa di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, itu berlaku hingga putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden 2019 yang akan diumumkan pada Jumat (28/6/2019).

Ia menjelaskan larangan tersebut diterapkan guna menghindari terulangnya kerusuhan seperti yang terjadi pada 21–22 Mei lalu. Rusuh terjadi usai unjuk rasa di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Argo menegaskan seluruh aksi yang diselenggarakan di jalan protokol depan Gedung MK oleh pihak mana pun tidak diperbolehkan. Hal itu dinilai melanggar Pasal 6 Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

Sebelumnya, sebuah poster beredar di pesan singkat WhatsApp, dituliskan akan digelar halal bihalal yang merupakan rangkaian kegiatan berzikir, berdoa, serta bersalawat yang dilaksanakan 24-28 Juni.

Ringkasan

  • Ada rencana kegiatan Halal Bihalal Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang akan digelar di depan gedung MK.
  • Namun Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan tersebut.
  • Halal bihalal disarankan dilaksanakan di tempat yang lebih pantas seperti di gedung atau di rumah masing-masing.
  • PA 212 menyebut aksi sekaligus halal bihalal di gedung MK akan berjalan damai.
  • Ada tidaknya aksi itu juga jalan Medan Merdeka Barat ditutup, sehingga fungsi jalan berkurang.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dan suara.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua medcom.id dengan 2 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 01:00 hingga 12:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 10:00 WIB dengan total 5 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh kompas.com dengan 8263 interaksi, diikuti peringkat kedua detik.com dengan 4454 interaksi. Selanjutnya suara.com dengan 885 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR