SOROTAN MEDIA

Polri cabut surat cegah, Kivlan Zen bantah mau ke luar negeri

Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen (tiga kanan) menghadiri unjuk rasa dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019).
Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen (tiga kanan) menghadiri unjuk rasa dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019). | Aditya Pradana Putra /Antara Foto

Polisi mencabut surat cegah untuk mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zen. Polri menyebut Kivlan sudah cukup kooperatif dalam kasus dugaan penyebaran hoaks dan upaya makar.

Kabar ini menjadi lanjutan dari peristiwa pekan lalu ketika Kivan dicegat para personel Bareskrim Mabes Polri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Banten. Kabar ini ditulis hingga 46 artikel sepanjang Minggu (12/5/2019) hingga pukul 21.00 WIB, reaksi di Facebook pun mencapai 294 ribu.

Ringkasan

  • Surat pembatalan pencegahan Kivlan ke luar negeri disampaikan kepada Dirjen Imigrasi. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal, Sabtu (11/5), status cegah tak dibutuhkan lagi karena masa berlaku paspor Kivlan segera habis.
  • Tak ada penjelasan kapan persisnya paspor Kivlan akan kedaluwarsa. Tapi Kivlan tak akan diizinkan ke luar negeri karena masa berlaku paspor segera habis.
  • Pencabutan surat cegah itu juga lantaran Kivlan dianggap kooperatif dalam dugaan kasus yang dikenakan kepadanya. Kivlan akan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan di Jakarta, Senin (13/5).
  • Pengacara Kivlan, Pitra Romadoni, membantah kliennya akan pergi ke Brunei pada Jumat (10/5) seperti diberitakan media. Pitra mengatakan Kivlan hanya akan ke Batam untuk menemui keluarganya.
  • Pitra juga membantah Kivlan ditangkap. Pitra justru mengatakan bahwa kliennya dibuntuti sehingga keberadaannya di bandara bisa diketahui polisi.
  • Pitra juga mengatakan kediaman Kivlan di Batam diduga juga sudah diintai kepolisian.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 14 pemberitaan, diikuti peringkat kedua covesia.com dengan 4 pemberitaan. selanjutnya detik.com dengan 3 pemberitaan pada peringkat ketiga.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 21:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 14:00 WIB dengan total 9 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah sebaran pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh detik.com dengan 4894 sebaran, diikuti peringkat kedua suara.com dengan 1017 sebaran. Selanjutnya merdeka.com dengan 742 sebaran pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR