MUDIK 2019

Prediksi Kemenhub: Hampir separuh orang Jabodetabek mudik

Lebih banyak pemudik ke Jateng daripada Jabar dan Jatim. Bus masih menjadi pengangkut favorit.
Lebih banyak pemudik ke Jateng daripada Jabar dan Jatim. Bus masih menjadi pengangkut favorit. | Antyo® /Beritagar.id

Hasil survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan 44,1 persen orang Jabodetabek (14.,9 juta orang) akan mudik Lebaran tahun ini. Prediksi itu didapat dari survei terhadap 7.762 responden responden yang mewakili rumah tangga di 14 wilayah pemerintahan Jakarta Raya, yakni DKI Jakarta dan sekitarnya.

Jumlah sebanyak itu bermukim di Jakarta (lima kota, satu kabupaten), Bogor (kota dan kabupaten), Tangerang (dua kota, satu kabupaten), Bekasi (kota, kabupaten), dan Kota Depok. Semua wilayah itu tersebar di tiga provinsi.

Dalam rilis hasil survei oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, April lalu, terpaparkan bahwa bus masih menjadi pilihan utama responden (30 persen).

Setelah bus adalah mobil pribadi (28,9 persen), kereta api (16,7 persen), pesawat (9,5 persen), dan sepeda motor (6,3 persen), lalu sisanya menggunakan moda lain. Jumlah pemotor diperkirakan 942.621 orang.

Untuk mengurangi jumlah pemudik bermotor, Kemenhub Maret lalu menyediakan mudik gratis untuk motor. Tahun lalu dan sebelumnya juga. Tahun ini tersedia pengangkutan untuk 18.000 motor.

Penunggang motor diangkut kapal, kereta api, atau bus, dan terpisah dari motornya. Setibanya di tujuan penumpang itu akan menunggangi motornya lagi sampai kampungnya.

Produsen sepeda motor juga menyediakan mudik gratis yang memisahkan penunggang dan tunggangannya. Misalnya Astra Honda Motor.

Tujuan utama pemudik, menurut survei Kemenhub, adalah Jawa Tengah (37,68 persen), Jawa Barat (24,89 persen), dan Jawa Timur (11,14 persen).

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR