MUSIK INDONESIA

Rich Brian dan Presiden Jokowi bicara musik

Presiden Joko Widodo (kanan) menerima rapper Brian Imanuel Soewarno atau Rich Brian (kiri) di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019).
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima rapper Brian Imanuel Soewarno atau Rich Brian (kiri) di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019). | BPMI-Kris /ANTARA FOTO

Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengadakan pertemuan dengan musisi hip hop, Rich Brian di Istana Bogor, Minggu (7/7) pagi. Mereka bicara soal musik dan kesempatan anak negeri berkarier layaknya Brian yang mendunia.

Dalam pertemuan ini hadir pula Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf), Triawan Munaf, perwakilan dari Indonesia Creative Incorporated (ICINC), dan Wishnutama.

"Tadi ngobrolin tentang musik dan album saya berikutnya. Sama tadi jalan-jalan ngeliat kambingnya Pak Jokowi," kata musisi bernama lahir Brian Imanuel Soewarno tersebut, usai pertemuan 30 menit tersebut.

Brian memang bukan musisi biasa. Usianya belum genap 20 tahun, namun sudah jadi artis Asia pertama yang bercokol di puncak tangga album iTunes. Untuk genre yang tak biasa pula, hip hop.

Musisi yang dahulu punya nama panggung Rich Chigga ini juga pernah masuk daftar Forbes 30 under 30 tahun 2018. Brian masuk dalam kategori, Entertainment & Sports.

"Rasanya dari dulu sampai sekarang kayak enggak berasa juga sih. Rasanya kayak masih mimpi. Buat semua anak-anak yang nonton dan buat anak-anak yang dengerin lagu-algu aku juga semoga bisa mengikuti mimpinya," tutur Brian soal kesuksesannya.

Belum lama ini, wajah Brian terpampang di Times Square, New York. Layanan pengaliran musik Spotify mengiklankan single terbarunya yang bertajuk Yellow.

"Brian melambangkan, untuk kita, sebagai seorang anak muda yang berani merambah dunia dengan kariernya sendiri," kata Triawan Munaf. Selain bernyanyi, Brian juga adalah produser rekaman, penulis lagu, dan punya ketertarikan khusus pada dunia produksi film.

Dalam wawancara dengan majalah Rolling Stone, Juli 2017, Brian bercerita bagaimana ia belajar banyak hal dari internet. Bungsu dari empat bersaudara ini tak mengenyam pendidikan formal.

Sejak usia 11 tahun, Brian yang tumbuh di Jakarta Barat mulai mengakrabi internet dan mereguk manfaat. Lewat akses internet, ia belajar Bahasa Inggris, membuat musik, juga video. Berbagai platform ia coba. YouTube, Twitter, hingga Vine.

Brian merilis debut Living the Dream pada Juli 2015 lewat akun YouTube miliknya. Kemudian pada Februari 2016, debut singlenya Dat $tick jadi viral. Bahkan sederet rapper kondang mengakui kebolehannya.

Kini, Brian tinggal di Amerika Serikat. Ia tergabung dalam manajemen 88rising.

Dalam pertemuan dengan Presiden, BEKRAF juga menyampaikan rencana kerja sama dengan 88rising. Lewat program ICINC, 5 vokalis solo terpilih akan ikut program pelatihan di Los Angeles, California.

"Nanti kita akan ada artis-artis Indonesia yang mendunia dengan karakternya sendiri-sendiri. Dengan kekuatannya sendiri. Bukan hanya show di Amerika tapi untuk tinggal dan berkarier di Amerika di bawah Managemen 88rising, manajemennya Brian di sana," papar Triawan.

88rising akan membantu mereka meramu single debut. Dalam kesempatan itu kelima musisi baru yang terpilih juga diajak memahami industri musik global.

88rising akan menggelar Head In The Clouds Music & Arts Festival pada 17 Agustus 2019 di Los Angeles State Historic Park, Amerika Serikat.

Selain Brian, manajemen ini juga menaungi sederet artis Asia lain. Salah satu yang terpopuler adalah Joji. Juga Niki yang asli Indonesia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR