Satu pendaki meninggal, Gunung Semeru ditutup

(Ilustrasi) Gunung Semeru.
(Ilustrasi) Gunung Semeru. | Michael Day/CC BY 2.0 /Flickr

Jalur pendakian Gunung Semeru menelan korban. Mahasiswi Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Dania Agustina Rahman (19) meninggal dunia, setelah tertimpa batu besar yang jatuh dari puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa itu, Rabu (12/8/2015)

Karena insiden yang sama, mahasiswa Universitas Harapan Mandiri Medan, M Rendyka (20) juga mengalami patah kaki.

"Kejadian sekitar pukul 05.45 pagi, dengan lokasi kejadian keduanya sama, hanya sekitar 30 menit lagi saat perjalanan menuju puncak," demikian bunyi pesan pendek dari Kepala Bagian Data dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Khairun Nisa, dikutip Liputan6.com, Rabu (12/8).

Kedua korban semula berasal dari rombongan yang berbeda. Selanjutnya, rombongan mereka bertemu dalam perjalanan menuju puncak Semeru.

Kabar meninggalnya Dania turut mennyita perhatian khalayak media sosial. Akun-akun media sosial dari yang dipercaya sebagai milik gadis asal Sukabumi, Jawa Barat itu turut menyita perhatian publik.

Di Twitter akun @daniagstnar mendapat sekitar 350-an mention. Demikian juga di Instagram, sejumlah pengguna layanan berbagi foto itu berbagi ucapan belasungkawa lewat kolom komentar pada foto-foto di akun @daniagstnar. Foto terakhir yang dibagikan @daniagstnar bahkan menuai lebih dari seribu komentar, Kamis sore (13/8).

Mention ke akun @daniagstnar memuncak setelah kabar meninggalnya mahasiswi Unpas Bandung, Dania Agustina Rahman (19) di Gunung Semeru. Kamis (13/8) - Pukul 15:30 WIB.
Mention ke akun @daniagstnar memuncak setelah kabar meninggalnya mahasiswi Unpas Bandung, Dania Agustina Rahman (19) di Gunung Semeru. Kamis (13/8) - Pukul 15:30 WIB. | Istimewa

Ini menambah deretan insiden di Gunung Semeru dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, pendaki asal Bogor Daniel Saroha (31) juga dilaporkan hilang dalam pejalanan turun dari puncak gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) itu.

Seperti dikutip AntaraNews, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi Utari mengaku bahwa mereka mendapati jenazah Dania saat melakukan pencarian terhadap Daniel Saroha.

Ayu pun menegaskan saat ini jalur pendakian Semeru ditutup untuk sementara. "Mulai hari ini, jalur pendakian Semeru ditutup total untuk umum hingga pendaki yang hilang ditemukan," kata Ayu.

Sebelumnya, kepada OkeZone (5 Juli 2015), Ayu pernah menerangkan bahwa pendakian ke Gunung Semeru dibatasi hingga Pos Kalimati yang berada di ketinggian 2.700 mdpl atau berjarak sekira 2,7 kilometer dari puncak mahameru. Meski demikian masih ada beberapa pendaki yang nekat melakukan pendakian.

Pembatasan pendakian dilakukan karena status Gunung Semeru masih berada di level II (Waspada), sejak 2 Mei 2012.

Akun Twitter @InfoBencana pun menyoroti soal masih banyaknya pendaki yang tidak mengindahkan larangan pendakian. Kicauan yang ditandai dengan tagar #DakiGunung itu turut menyertakan sejumlah kiat aman mendaki gunung.

Berikut beberapa kicauan dari akun yang kerap jadi rujukan tweeps untuk informasi seputar bencana itu.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR