PASAR SAHAM

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat
Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik pada penutupan perdagangan sore ini Jumat (22/03/2019). Indeks masuk ke zona hijau 0,36 persen, atau 23,50 poin di level 6.525,27. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.525,27 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.491,90 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 367,76 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,58 triliun. Sebanyak 189 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 186 emiten melemah, dan 254 emiten tidak mengalami pergerakan.

Wahana Interfood Nusantara (Tbk) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Jumat (22/03). Emiten bersandi COCO tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 25 persen pada level Rp525 per lembar saham, dari Rp420 per lembar pada penutupan sebelumnya.

Siwani Makmur Tbk membukukan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi SIMA tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -25 persen pada level Rp168 per lembar saham, dari Rp224 per lembar pada penutupan sebelumnya.

Sinergi Megah Internusa (Tbk) (NUSA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 31,47 ribu kali.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 7 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Keuangan mencapai 0,99 persen (12,36 poin), disusul sektor Pertanian sebesar 0,62 persen (9,16 poin), dan saham-saham di sektor Infrastruktur sebesar 8,43 persen (5,94 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Industri Dasar, mencapai -0,57 persen (-5,24 poin). Berikutnya adalah sektor Properti dan Real Estate sebesar -0,24 persen (-1,14 poin), lalu saham di sektor Manufaktur yang menyusut hingga -0,06 persen (-0,93 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,13 triliun, terutama pada saham Sarana Menara Nusantara (Tbk) (TOWR), Perusahaan Gas Negara (Persero) (Tbk) (PGAS), dan Intikeramik Alamasri Industri (Tbk) (IKAI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,62 triliun, khususnya pada saham MNC Land (Tbk) (KPIG), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), dan Ciputra Development (Tbk) (CTRA).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR