PASAR SAHAM

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat
Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk ke zona hijau pada penutupan perdagangan petang ini Rabu (14/08/2019). Indeks menguat 0,91 persen, atau 56,37 poin di level 6.267,34. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.274,57 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.240,20 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 525,10 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,35 triliun. Sebanyak 250 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 161 emiten melemah, dan 240 emiten tidak mengalami pergerakan.

Duta Intidaya (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh TOTAL ALLIANCE HOLDINGS LIMITED (73,869%) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Rabu (14/08). Emiten bersandi DAYA tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 25 persen pada level Rp300 per saham, dari Rp240 per unit pada penutupan Selasa (13/08/2019).

Bima Sakti Pertiwi (Tbk) yang 8,48 persen saham dikuasai oleh Hendra Brata ini mencatatkan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi PAMG tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -25 persen pada level Rp240 per saham, dari Rp320 per unit pada penutupan sebelumnya.

Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 24,18 ribu kali, dengan volume 40,25 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Konsumsi mencapai 0,79 persen (18,36 poin), disusul sektor Pertambangan sebesar 0,91 persen (14,63 poin), dan saham-saham di sektor Manufaktur sebesar 0,86 persen (12,66 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Pertanian, mencapai -0,17 persen (-2,38 poin). Berikutnya adalah sektor Aneka Industri sebesar -0,05 persen (-0,57 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,49 triliun, terutama pada saham Waskita Beton Precast (Tbk) (WSBP), Jaya Real Property (Tbk) (JRPT), dan Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,03 triliun, khususnya pada saham Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), Bumi Resources (Tbk) (BUMI), dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR