PASAR SAHAM

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat
Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup menguat | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk ke zona hijau pada akhir perdagangan hari ini Rabu (11/09/2019). Indeks menghijau 0,71 persen, atau 45,28 poin di level 6.381,95. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.381,95 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.328,69 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 626,92 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,85 triliun. Sebanyak 227 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 180 emiten melemah, dan 244 emiten tidak mengalami pergerakan.

Bintang Mitra Semestaraya Tbk dengan mayoritas saham dimiliki oleh Chance Stand Finance Limited (71,01%) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Rabu (11/09). Emiten bersandi BMSR tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp108 (35 persen) per saham, dimana kemarin sore ditutup Rp80 per unit.

Capitol Nusantara Indonesia (Tbk) yang 36,0 persen saham dikuasai oleh PT Cipta Nusantara Abadi ini mencatatkan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi CANI tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -12,87 persen pada level Rp176 per saham, dari Rp202 per unit pada penutupan sebelumnya.

Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 39,19 ribu kali, dengan volume 39,52 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 9 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Aneka Industri mencapai 3,09 persen (36,65 poin), disusul sektor Pertambangan sebesar 1,22 persen (20,75 poin), dan saham-saham di sektor Keuangan sebesar 1,00 persen (12,55 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah adalah Industri Konsumsi, sebesar -0,11 persen (-2,69 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,45 triliun, terutama pada saham Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR), Hotel Mandarine Regency (Tbk) (HOME), dan Tiphone Mobile Indonesia (Tbk) (TELE).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,69 triliun, khususnya pada saham Puradelta Lestari (Tbk) (DMAS), Hanson International (Tbk) (MYRX), dan Sarana Menara Nusantara (Tbk) (TOWR).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR