PASAR SAHAM

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup naik

Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup naik
Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup naik | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada penutupan perdagangan hari ini Jumat (29/11/2019). Indeks naik ke zona hijau 0,99 persen, atau 58,77 poin di level 6.011,83. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.015,70 poin di titik tertinggi, dan terendah 5.939,40 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 457,29 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,21 triliun. Sebanyak 209 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 194 emiten melemah, dan 261 emiten tidak mengalami pergerakan.

Tridomain Performance Materials (Tbk) (TDPM) dengan mayoritas saham dimiliki oleh DH Corporation Ltd (dahulu bernama Royal Chemie Corporation Limited) (72,5%) memimpin penguatan saham (top gainer) sore ini, setelah ditutup sebesar 34,52 persen pada level Rp226 per saham, dimana Kamis (28/11/2019) ditutup Rp168 per unit.

Andira Agro (Tbk) (ANDI) yang 7,486 persen saham dikuasai oleh PT ANUGERAH PERKASA SEMESTA ini memimpin pelemahan saham (top loser) Jumat (29/11), setelah ditutup sebesar -35 persen pada level Rp65 per saham, dimana Kamis (28/11) ditutup Rp100 per unit.

Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 37,62 ribu kali, dengan volume 396,50 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 9 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Infrastruktur mencapai 2,28 persen (24,57 poin), disusul sektor Keuangan sebesar 1,53 persen (19,23 poin), dan saham-saham di sektor Pertanian sebesar 1,17 persen (15,84 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah adalah Pertambangan, sebesar -1,73 persen (-24,68 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,75 triliun, terutama pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), Waskita Karya (Persero) (Tbk) (WSKT), dan Wilton Makmur Indonesia (Tbk) (SQMI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,53 triliun, khususnya pada saham Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), Sentul City (Tbk) (BKSL), dan PP Properti (Tbk) (PPRO).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR