PASAR SAHAM

Sektor Infrastruktur pimpin penguatan IHSG

Sektor Infrastruktur pimpin penguatan IHSG
Sektor Infrastruktur pimpin penguatan IHSG | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (23/05/2019). Indeks naik ke zona hijau 1,57 persen, atau 93,06 poin di level 6.032,70. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.044,57 poin di titik tertinggi, dan terendah 5.942,17 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 403,31 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,39 triliun. Sebanyak 294 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 135 emiten melemah, dan 204 emiten tidak mengalami pergerakan.

Lionmesh Prima (Tbk) (LMSH) memimpin penguatan saham (top gainer) sore ini, setelah ditutup sebesar 23,43 persen pada level Rp590 per lembar saham, dari Rp478 per lembar pada penutupan Rabu (22/05/2019).

Radana Bhaskara Finance (Tbk) merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada Kamis (23/05). Emiten bersandi HDFA mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp112 (-34,50 persen) per lembar saham, dimana sebelumnya ditutup Rp171 per lembar.

Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 16,69 ribu kali.

Menariknya, seluruh sektor tampil perkasa. Penguatan pada sektor Infrastruktur mencapai 2,81 persen (30,13 poin), disusul sektor Keuangan sebesar 2,08 persen (24,83 poin), dan saham-saham di sektor Industri Konsumsi sebesar -53,35 persen (22,09 poin).

Sedangkan tiga sektor yang naik berlaku pada Properti dan Real Estate dengan capaian 0,64 persen, sektor Perdagangan sebesar 0,62 persen, dan sektor Pertanian yang mencapai kenaikan sebesar 0,66 persen.

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp3,45 triliun, terutama pada saham Ciputra Development (Tbk) (CTRA), PP (Persero) (Tbk) (PTPP), dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,90 triliun, khususnya pada saham Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM), Inti Agri Resources Tbk (IIKP), dan Hanson International (Tbk) (MYRX).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR