PASAR SAHAM

Sektor Keuangan menghijau, dorong penguatan IHSG

Sektor Keuangan menghijau, dorong penguatan IHSG
Sektor Keuangan menghijau, dorong penguatan IHSG | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik pada penutupan perdagangan sore ini Kamis (18/04/2019). Indeks menghijau 0,4 persen, atau 25,68 poin di level 6.507,22. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.636,33 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.487,23 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 517,03 ribu kali dengan nilai transaksi Rp13,17 triliun. Sebanyak 206 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 212 emiten melemah, dan 214 emiten tidak mengalami pergerakan.

Menteng Heritage Realty (Tbk) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi HRME tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 24,67 persen pada level Rp374 per lembar saham, dari Rp300 per lembar pada penutupan Selasa (16/04).

Toba Pulp Lestari (Tbk) (INRU) memimpin pelemahan saham (top loser) sore ini, setelah ditutup sebesar -16,67 persen pada level Rp600 per lembar saham, dari Rp720 per lembar pada penutupan Selasa (16/04).

Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 15,16 ribu kali.

Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 6 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Konsumsi, mencapai -1,4 persen (-36,05 poin). Berikutnya adalah sektor Manufaktur sebesar -0,67 persen (-10,78 poin), lalu saham di sektor Pertambangan yang menyusut hingga -0,2 persen (-3,54 poin).

Sedangkan sektor saham yang menguat, di antaranya Keuangan mencapai 1,56 persen (20,19 poin), disusul sektor Aneka Industri sebesar 1,2 persen (16,13 poin), dan saham-saham di sektor Infrastruktur sebesar 13,44 persen (9,33 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp4,10 triliun, terutama pada saham Waskita Beton Precast (Tbk) (WSBP), Ace Hardware Indonesia (Tbk) (ACES), dan Bank Tabungan Negara (Persero) (Tbk) (BBTN).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp5,52 triliun, khususnya pada saham Ciputra Development (Tbk) (CTRA), Wijaya Karya (Persero) (Tbk) (WIKA), dan Wijaya Karya Bangunan Gedung (Tbk) (WEGE).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR