PASAR SAHAM

Sektor Pertambangan pimpin penguatan IHSG hari ini

Sektor Pertambangan pimpin penguatan IHSG hari ini
Sektor Pertambangan pimpin penguatan IHSG hari ini | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup sore ini Senin (09/09/2019) menguat 0,27 persen, atau 17,26 poin di level 6.326,21. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.333,90 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.306,74 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 556,75 ribu kali dengan nilai transaksi Rp7,92 triliun. Sebanyak 236 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 178 emiten melemah, dan 237 emiten tidak mengalami pergerakan.

Megapower Makmur (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh Bina Puri Power Sdn. Bhd. (56,0%) mencatatkan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan sore ini. Emiten bersandi MPOW tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 34,18 persen pada level Rp212 per saham, dari Rp158 per unit pada penutupan kemarin sore.

Alakasa Industrindo Tbk yang 14,0 persen saham dikuasai oleh PT. Gesit Alumas ini membukukan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan Senin (09/09). Emiten bersandi ALKA tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -18,75 persen pada level Rp390 per saham, dari Rp480 per unit pada penutupan kemarin sore.

MNC Vision Networks (Tbk) (IPTV) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 59,74 ribu kali, dengan volume 92,78 juta saham.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 7 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Pertambangan mencapai 1,65 persen (27,93 poin), disusul sektor Industri Konsumsi sebesar 0,91 persen (21,58 poin), dan saham-saham di sektor Infrastruktur sebesar 1,16 persen (13,86 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Aneka Industri, mencapai -1,06 persen (-12,63 poin). Berikutnya adalah sektor Keuangan sebesar -0,71 persen (-8,89 poin), lalu saham di sektor Properti dan Real Estate yang menyusut hingga -0,12 persen (-0,59 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp1,76 triliun, terutama pada saham MNC Studios International (Tbk) (MSIN), Adaro Energy (Tbk) (ADRO), dan Bumi Resources (Tbk) (BUMI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp1,68 triliun, khususnya pada saham Puradelta Lestari (Tbk) (DMAS), Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM), dan Aneka Tambang (Tbk) (ANTM).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR