PASAR SAHAM

Sektor Pertanian menghijau, dorong penguatan IHSG

Sektor Pertanian menghijau, dorong penguatan IHSG
Sektor Pertanian menghijau, dorong penguatan IHSG | Robotorial /beritagar.id

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup petang ini Kamis (04/04/2019) menghijau 0,29 persen, atau 18,56 poin di level 6.494,63. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.505,80 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.480,07 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 489,63 ribu kali dengan nilai transaksi Rp10,54 triliun. Sebanyak 172 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 227 emiten melemah, dan 230 emiten tidak mengalami pergerakan.

Global Teleshop (Tbk) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Kamis (04/04). Emiten bersandi GLOB tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp442 (24,86 persen) per lembar saham, dimana kemarin sore ditutup Rp354 per lembar.

Gading Development (Tbk) membukukan pelemahan harga saham terparah pada perdagangan Kamis (04/04). Emiten bersandi GAMA tersebut menduduki peringkat terakhir (top loser) setelah ditutup melemah -25,37 persen pada level Rp50 per lembar saham, dari Rp67 per lembar pada penutupan kemarin sore.

Cahayaputra Asa Keramik (Tbk) (CAKK) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 52,35 ribu kali.

Penguatan tertinggi dibukukan oleh sektor Pertanian mencapai 2,19 persen (32,61 poin), disusul sektor Aneka Industri sebesar 1,17 persen (15,33 poin), dan saham-saham di sektor Keuangan sebesar 19,74 persen (15,19 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Pertambangan, mencapai -1,39 persen (-25,66 poin). Berikutnya adalah sektor Industri Konsumsi sebesar -0,58 persen (-15,20 poin), lalu saham di sektor Industri Dasar yang menyusut hingga -1,01 persen (-8,76 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,74 triliun, terutama pada saham Bank Tabungan Negara (Persero) (Tbk) (BBTN), Panin Financial (Tbk) (PNLF), dan Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp3,47 triliun, khususnya pada saham Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), Mitra Adiperkasa (Tbk) (MAPI), dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR